![]() |
Ketua Umum PKNU Sumut, Potan Edy Siregar. (foto:mm/ist) |
"Tema ini jelas menunjukkan pesan dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bahwa tema ini mengandung pesan bahwa santri adalah pribadi yang siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara," kata Potan Edy Siregar kepada wartawan, Jumat (21/10) didampingi Ketua Harian PKNU Sumut, Aulia Andri.
Potan juga mengatakan bahwa lima butir ikrar santri yang akan dibacakan pada puncak peringatan Hari Santri Nasional menegaskan bahwa santri di Indonesia ikut menjaga dan memelihara NKRI.
Kami Santri NKRI Berikrar:
- Berpegang teguh pada akidah, ajaran, nilai, dan tradisi Islam Ahlussunnah wal Jama'ah
- Bertanah air satu, tanah air Indonesia; berideologi negara satu, ideologi Pancasila; Berkonstitusi satu, Undang-Undang Dasar 1945; dan berkebudayaan satu, Bhinneka Tunggal Ika
- Selalu bersedia dan siap siaga menyerahkan jiwa dan raga membela tanah air dan bangsa Indonesia, mempertahankan persatuan dan kesatuan nasional, serta mewujudkan perdamaian dunia
- Ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan, lahir dan batin untuk seluruh rakyat Indonesia
- Pantang menyerah, pantang putus asa, serta siap berdiri di depan melawan pihak-pihak yang merongrong Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika, yang didasari semangat Proklamasi Kemerdekaan dan Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama. (mm/rel)