DPRD Medan Dorong Pemko Medan Kembangkan Industri Kreatif

KUNJUNGAN :Ketua DPRD Medan Ihwan Ritongan SE, mengunjungi dan berdialog dengan masyarakat Kota Medan.(foto:ist/mm)

KUNJUNGAN :Ketua DPRD Medan Ihwan Ritongan SE, mengunjungi dan berdialog dengan masyarakat Kota Medan.(foto:ist/mm)

WAKIL Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga,SE mengucapkan syukur dan mengapresiasi komitmen Pemko Medan untuk mengembangkan Industri kreatif. Hal ini diyakini Industri kreatif dapat menyerap banyak tenaga kerja, sehingga mampu menekan tingginya angka pengangguran di Ibu Kota Sumatera Utara.

Pernyataan dukungan itu disampaikan Ihwan Ritonga setelah membaca pernyataan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, saat membuka bazar Usaha Kecil dan Menengah (UKM) pada tanggal 17 September lalu. Kegiatan itu diselenggarakan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Sebagai pimpinan DPRD Medan Ihwan Ritonga yang merupakan kader Partai  Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), mengaku sangat sering mendengarkan keluhan tentang sulitnya lapangan pekerjaan. Sementara untuk menciptakan lapangan pekerjaan itu sendiri, masyarakat mengaku tidak memiliki kemampuan.

Disisi lain, Indonesia sekarang ini memasuki bonus demografi yang merupakan kondisi dimana populasi usia produktif lebih banyak dari usia nonproduktif. Diperkirakan puncak bonus demografi Indonesia akan terjadi  pada tahun 2030.

Kata Ihwan Ritonga, hal ini merupakan peluang , sekaligus tantangan bagi kita. Bagi Ihwan Ritonga, banyaknya usia produktif yang kita miliki harusnya menjadi peluang sangat menguntungkan, khususnya bagi kota Medan.

Karena itulah, pemerintah dan stakeholder  terkait diharapkan bahu membahu membantu generasi muda memiliki sumber daya yang handal.

Kata Ihwan Ritonga,  generasi muda kita tidak mungkin dapat ditampung  menjadi pegawai di instansi, baik pemerintah maupun swasta. Karena itu penciptaan lapangan kerja baru harus diciptakan .” Karena itu generasi muda Kota Medan butuh pelatihan keterampilan,”katanya.

Dalam konteks itu, Ihwan Ritonga mengaku bahwa DPRD juga akan sangat mendorong program Pemko  dalam mengembangkan industri  kreatif. Yakni dengan lebih memperhatikan pengembangan sektor UMKM. Caranya dengan mendukung anggaran yang memadai kepada Dinas Koperasi dan UMKM untuk membuat program kerja di bidang pelatihan dan peningkatan sumber daya generasi muda.

Kita DPRD akan mendorong Dinas Koperasi  dan UMKM jangan hanya melakukan kegiatan seremonial saja.  Tetapi lebih banyak melakukan pelatihan – pelatihan agar masyarakat terdidik  menjadi mampu membuka usaha,”kata Ihwan.

Masyarakat perlu juga diberikan kesadaran agar jangan terlalu berharap dan mengarahkan anak – anak mereka menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri. Karena peluangnya terlalu kecil. Sementara ada peluang yang lebih besar lagi untuk memanfaatkan potensi – potensi masyarakat. Salah satunya dibidang ekonomi kreatif, sehingga produk – produk lokal Kota Medan bisa bersaing di pasar.

”Kita akan dorong Dinas Koperasi  untuk melatih masyarakat dibidang kerajinan tangan, konveksi , usaha – usaha pengolahan makanan  dan usaha – usaha lainnya sehingga usaha lapangan kerja baru terbuka,”tegasnya.

Kemudian Dinas Koperasi  juga diminta untuk  mendekati dan bersinergi  dengan organisasi – organisasi  untuk mendidik anggotanya  berwira usaha .” Sekarang ini kita melihat ada sejumlah organisasi  yang secara mandiri melakukan pelatihan kewirausahaan bagi para anggotanya. Akan lebih baik bila pemerintah membantu memberikan fasilitas pelatihan,”tambah Ihwan.

Pemprovsu-Pemko Medan Perkuat Sinergitas

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga juga mengaku bangga melihat sinergitas yang mulai dibangun antara Pemko Medan dan Pemprovsu, khususnya dalam hal penanganan banjir. Dia berharap, banjir yang melanda Kota Medan tahun ini, merupakan banjir terakhir dialami masyarakat.

“Kemarin saya melihat Gubsu Edy Rahmayadi dan Wali Kota Dzulmi Eldin, telah sama – sama meninjau lokasi banjir. Dan mereka juga sudah sepakat menangani persoalan ini bersama – sama dengan kepala daerah lainnya. Ini sangat membanggakan. Mudah – mudahan kedepan masyarakat benar – benar terbebas dari banjir,”ujar Ihwan Ritonga.

Sebagai anggota DPRD Medan, Ihwan Ritonga mengaku sangat miris melihat penderitaan masyarakat, terutama yang tinggal di bantaran sungai, yang kerap terkena banjir. Dan sepertinya kondisi itu sudah seperti rutinitas harus dialami warga.

Tetapi sejalan dengan kepemimpinan baru ditingkat Provinsi Sumatera Utara, harapan baru juga muncul. Kelihatannya, Gubsu Edy Rahmayadi, dengan visinya menjadikan Sumut Bermartabat, akan membuat Medan terhindar dari banjir.

Kami di DPRD Medan akan bersama – sama dengan Pemko untuk mendukung program pengentasan banjir Kota Medan. Sudah cukuplah masyarakat menderita selama ini,”sebut Ihwan.

Harus diakui , kata Ihwan, Pemko Medan sudah juga berbuat  untuk mengatasi banjir. Yakni dengan memperbaiki saluran drainase, agar air mengalir lancar. Namun upaya itu tidak langsung bisa mengatasi masalah. Karena pembuangan air dari drainase tidak maksimal oleh terjadinya pendangkalan sungai.

Bersyukur kita, Gubsu sekarang ini kelihatannya mulai menjalankan fungsi koordinatifnya. Yakni dengan mengajak instansi lintas sektoral untuk menangani banjir. Mudah – mudahan program penanggulangan banjir ini berjalan baik. Sehingga Medan sebagai ibukota Sumatera Utara akan menjadi nyaman dihuni masyarakatnya,” sebut Ihwan.(adv/amri/mm)

Comment