oleh

Kecamatan Natal Targetkan Sebagai Lumbung Padi Madina

Medanmerdeka.com – Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehuatan (BP3K) Kecamatan Natal melakukan penanaman padi Gogo Varietas Situbagendit Jarwo 2:1. Dengan diterapkannya pola ini, maka Kecamatan Natal akan menjadi lumbung padi Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Benih padi varietas Situ Bagendit mampu tumbuh baik di areal persawahan, dengan tinggi 99-105 cm dengan umur tanam 110-120 hari. Situ Bagendit  berbentuk ramping, gabah berwarna kuning dengan bobot  27, 5 gram/1000 butir dengan anakan produktif 12-13 batang/rumpun.

Ir Herlina selaku Kepala UPT BP3K mengatakan, adapun tujuan pelaksanaan penanaman padi Gogo sebagai sarana sosilisasi bagi masyarakat petani untuk mempergunakan padi unggulan dan berkualitas terbaik.

Dengan melakukan penerapan dan tahapan yang dilakukan BP3K, maka petani sawah akan menghasilkan keuntungan yang berlipat ganda. Dan, program ini sendiri, lanjut Herlina sudah diterapkan di Pulau Jawa. “Untuk itu akan kita praktikan di Kecamatan Natal dengan prediksi hasil yang memuaskan,” kata Herlina, Jumat (14/9/2018).

Sementara itu, Camat Natal Riplan S.Sos mengatakan penanaman padi Varietas baru ini merupakan proses penanaman yang memiliki prospek yang sangat bagus, karna bisa menghasilkan 10 ton dalam 1 Hektarnya. Tentunya apabila ini bisa berjalan dengan maksimal kecamatan natal nantinya akan bisa menjadi lumbung padi, ” tuturnya. Selanjutnya Camat beserta muspika bersamasama melaksanakan penanaman padi pertama.(heri/thoriq/mm)

Komentar

News Feed