oleh

12 Bank di Padangsidempuan Layani Penukaran Uang Baru Lebaran

Medanmerdeka.com– Bank Indonesia (BI) perwakilan Sibolga menggandeng 12 Bank di Kota Padangsidempuan, Propinsi Sumatera Utara (Sumut) melayani penukaran uang baru pecahan kecil layak edar bagi kebutuhan Lebaran Idul Fitri 1439H.

BI juga bersama bank – bank konvensional (umum) ini membuka kas keliling berpusat di Alaman Bolak, kota itu. “Dana yang kita (KPw BI Sibolga) sediakan dalam melayani penukaran uang pecahan baru untuk wilayah kerja Padangsidempuan ini senilai total Rp3,46miliar.

Seluruhnya telah kita sampaikan melalui kas titipan BI,” kata Saddam Hussein Pasaribu, staf unit pengelolaan uang rupiah KPw BI Sibolga, Selasa (5/6/2018).Masyarakat Padangsidempuan sudah dapat melakukan penukaraan uang pecahan baru di ke 12 bank tersebut.

Uang pecahan baru yang disediakan nominal Rp20 ribu, Rp10 ribu, Rp5 ribu dan Rp2 ribu dengan sekali penukaran maksimal Rp3,7juta. Sementara untuk layanan kas keliling telah dibuka sejak Senin (4/5/2018) hingga Selasa (5/5/2018) di Alaman Bolak, Padangsidempuan. Dengan jadwal penukaran dimulai dari pukul 09.00 WIB sampai 14.00WIB.

“Pada hari pertama Senin (4/6/2018) lalu, ada sebanyak lima mobil kas keliling bank umum diluar BI yang melayani penukaran uang pecahan baru ini yakni bank Sumut, BNI, BTPN, Muamalat dan Mandiri Syariah. Sementara di hari kedua Selasa (5/6/2018), ada tujuh bank yakni Sumut Syahriah, Mandiri, Panin, Mestika, Permata, BRI dan Sinarmas. Animo masyarakat terpantau cukup tinggi, terbukti hingga hari kedua pukul 11.00WIB, khusus mobil kas keliling KPw BI Sibolga sudah mampu menyalurkan uang pecahan baru sekitar Rp400juta dari target Rp650juta, belum lagi dengan ke 12 bank tersebut,” ungkapnya.

BI Sibolga juga lanjut Saddam, melayani penukaran uang melalui mobil kas keliling di Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), bekerja sama dengan empat bank di daerah itu, yakni BNI, BRI, Sumut dan Mandiri Syariah. Pelayanan dibuka selama dua hari 6 – 7 Juni 2018.”Dana yang disalurkan di daerah (Payabungan) ini sebesar Rp1,2miliar,” tukar Saddam Hussein.

Saddam Hussein Pasaribu mengimbau kepada masyarakat agar uang hasil cetakan sempurna yang telah diedarkan tidak dirusak dengan cara di hekter (staples), dibasahi, dilipat, diremas dan ditulis.

“Tapi harus dijaga,” harapnya. Wakil Pimpinan Bank Sumut Syariah cabang Padangsidempuan, Eka Herry Asmadhi mengatakan, dalam pelayanan penyaluran uang pecahan baru menjelang Lebaran ini, pihaknya mendapatkan saluran dana dari BI sebesar Rp1miliar.

Rp400juta diantaranya disalurkan lewat mobil kas keliling yang dioperasikan di Alaman Bolak Padangsidempuan pada Selasa (5/6/2018), sementara sisanya lewat bank Sumut Syariah langsung.”Untuk animo masyarakat Padangsidempuan, memang terlihat cukup tinggi.

Terbukti layanan mobil kas keliling Bank Sumut Syariah telah berhasil menukarkan uang pecahan baru sebanyak Rp100 juta hanya dalam rentang waktu 2 jam sejak dibuka pada pukul 09.00WIB, Selasa (5/6/2018),” ujarnya.

Disinggung apakah ada ditemukan peredaran uang palsu selama melaksanakan layanan penukaran, Eka berharap hal itu tidak terjadi. Sekalipun kata dia, pihaknya tidak membawa dan memanfaatkan perangkat tehnologi pemeriksaan uang asli dan palsu (detector money) dalam melaksanakan proses layanan penukaran uang baru lewat mobil kas keliling yang mereka sediakan, tapi hanya dengan cara manual yakni diluar, diraba dan diterawang.

“Jadi, itu (uang palsu) belum ada kita temukan,” tegasnya. Admin bank Mandiri, Hasyim didampingi driver Kobul Sinaga, menyampaikan hal senada. Terlebih pihaknya kata dia membawa langsung alat pendeteksi uang asli atau palsu (detector money) di mobil kas keliling yang mereka operasikan untuk melayani masyarakat dalam melakukan proses penukaran uang pecahan baru.

“Sekalipun, dalam rentang waktu dua jam ini, kita baru berhasil menyalurkan uang pecahan baru sebanyak 15 juta dari target Rp150juta yang kita disediakan lewat mobil kas keliling yang dioperasikan di Alaman Bolak, Padangsidempuan ini,” tandasnya. (Jonny S/mm)

Komentar

News Feed