Akseleran Layani Pinjaman Usaha Invoice Financing Hingga Rp2 Miliar

MEDAN – Fintech Peer to Peer Lending Akseleran semakin memperkuat penetrasinya di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) khususnya Medan dengan melayani pinjaman usaha invoice financing hingga sebesar Rp2 miliar. Per September 2019, Akseleran telah menyalurkan total pinjaman usaha sekitar Rp500 juta kepada 70 lebih Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Sumut.

Senior Vice President Corporate Communication Akseleran, Rimba Laut mengatakan bahwa sektor UKM yang sudah memperoleh pinjaman usaha dari Akseleran di Sumut cukup beragam, yakni ada yang berasal dari retail, elektronik, pertanian atau agrikultur, dan keuangan atau pembayaran. Adapun Medan, katanya, masih menjadi kontribusi terbesar dari Sumut dengan sebanyak 15 UKM yang sudah memperoleh pinjaman usaha Akseleran sekitar Rp250 juta.

"Akseleran memang fokus untuk menyalurkan pinjaman usaha produktif kepada UKM kelas menengah yang berbasiskan invoice financing dan pre-invoice financing. Secara nasional, kedua produk tersebut memberikan kontribusi hingga 90% dari total pinjaman usaha Akseleran yang secara kumulatif sudah menembus sebesar Rp769 miliar per pertengahan Oktober 2019," jelas Rimba.

Menurutnya, pertumbuhan penyaluran pinjaman usaha Akseleran terlihat dari rata-rata perbulannya yang sudah berhasil mencapai sebesar Rp70 miliar. Hal ini, kata Rimba, juga sejalan dengan target yang hendak dicapai di akhir tahun 2019, yakni sebesar Rp1 triliun secara nasional. "Pencapaian di Sumut khususnya di Medan tentu menjadi salah satu penopang pertumbuhan Akseleran di seluruh Indonesia dan kami harapkan dari Sumut bisa naik minimal dua kali lipat di akhir tahun ini. Tercatat, pada kuartal ketiga 2019 saja. Sumut menjadi Top 5 Region terbaik Akseleran dengan pencapaian total nilai investasi sebesar Rp5,05 miliar atau naik 264% dibandingkan periode yang sama tahun 2018," ungkapnya.

Senior Vice President Retail Sales Akseleran, Eben Napitupulu mengungkapkan animo masyarakat di Sumut semakin meningkat terhadap Akseleran dengan ditandai menanjaknya total nilai investasi dari para pemberi dana pinjaman (pendana) di Kota Medan yang mencapai sebesar Rp3,4 miliar atau berkontribusi 48% terhadap Sumut. Selain itu, kata Eben, rata-rata nilai investasi yang digelontorkan oleh para pendana di Medan berada di kisaran Rp20-30 juta per orang dengan jumlah tertinggi ada yang mencapai Rp1 miliar per orang.

"Akseleran makin kuat di Sumatera Utara khususnya Medan dan kami mengapresiasi antusiasme masyarakat setempat yang terus berani akselerasi baik sebagai peminjam maupun sebagai pendana. Mulai hari ini hingga tujuh hari ke depan, kami berikan kode referal USU100 sehingga buat mereka yang baru pertama kali ingin menjadi pendana Akseleran dan menggunakan kode tersebut maka secara otomatis mendapatkan saldo gratis Rp100 ribu dan memperoleh rata-rata imbal hasil sebesar 18%-21% per tahun," ungkapnya.

Dia menambahkan untuk menjadi pendana Akseleran dan yang ingin mengembangkan dananya dapat dilakukan mulai dari Rp100 ribu. "Mereka yang sudah punya E-KTP dan nomor rekening tabungan bank pribadi dapat registrasi dulu di Aplikasi Akseleran dari Play Store atau App Store maupun dari website www.akseleran.co.id," tambahnya. (mm)

Penulis: Mauza
Editor: Redaksi

Baca Juga