Badan Karantina Pertanian Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Senilai Rp72,8 Miliar

Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian RI melepas ekspor komoditas pertanian senilai Rp72,8 milyar di Kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan.(Foto/MEDANmerdeka)

DELISERDANG - Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian RI melepas ekspor komoditas pertanian senilai Rp72,8 miliar di Kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan, Jumat (5/7/2019).

Komoditas pertanian yakni sarang burung walet seberat 5170,8 kg tujuan Hongkong, Singapura, Cina, Malaysia, Taiwan dan Vietnam.

Selanjutnya, kumbang (elaeidobius) sebanyak 500 ekor yang diekspor ke Perancis serta gigi taring babi seberat 16 kg tujuan ke Kamboja.

Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian RI, Ali Jamil menjelaskan komoditas pertanian ekspor yang dilepas seberat 5,2 ton sarang burung walet atau senilai Rp65,7 milyar dan komoditas tumbuhan yang diekspor mencapai Rp7,1 miliar.

"Terdiri dari 98.882 gram bibit tanaman hias tujuan Belanda; 6,6 kg kopi biji tujuan Taiwan; 100 batang bunga Krisan tujuan Jepang dan 106.000 batang bunga potong segar tujuan Jepang. Jadi semuanya ini total mencapai Rp72,8 miliar," ujarnya.

Pemerintah Provinsi Sumut menyambut baik gerakan bersama ekspor produk pertanian yang dilakukan Kementerian Pertanian.

"Pemerintah Provinsi juga dapat menggunakan aplikasi iMace (Indonesian of Maps Agricultural Commoditiess Export) untuk memetakan potensi ekspor komoditas pertanian di wilayahnya masing-masing," katanya.

Penulis: Mauza
Editor: Redaksi

Baca Juga