Beri Pemahaman pada Masyarakat, PLN UP3 Lubuk Pakam Sosialisasikan 6 Hal Ini

DELISERDANG - Tidak hanya sebatas memberikan kenyamanan lewat pelayanan maksimal dan listrik yang andal kepada pelanggan, seluruh perangkat PT PLN (Persero) juga dituntut mampu mensosialisasikan seluruh layanan dan segala kegiatan yang berkenanan dengan sistem kelistrikan.

Menyikapi hal itu pula, jajaran PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lubuk Pakam terus berupaya secara maksimal, memberikan pemahaman tentang berbagai hal yang wajib diketahui seluruh masyarakat pelanggan terkait listrik.

"Ada 6 hal yang kita sosialisasikan kepada masyarakat tentang kelistrikan, dengan tujuan untuk memberikan pemahaman," jelas Pejabat Pelaksana Keselamatan, Kesehatan Kerja, Keamanan dan Lingkungan (K3L) PLN UP3 Lubuk Pakam, Theresia Fransisca Sipahutar, Sabtu (3/8/2019).

Menurutnya, 6 hal itu antara lain
1. Bahaya listrik
2. Bahaya bangunan dekat jaringan listrik
3. Penyebab gangguan/padam listrik
4. Pembayaran rekening listrik
5. Penyalahgunaan pemakaian tenaga listrik
6. Contact Centre PLN 123

"Untuk bahaya listrik mungkin sudah sama-sama kita ketahui. Karena ini memang berbahaya bila tersentuh. Jadi bukan barang mainan dan tidak bisa sembarangan," ungkapnya.

Wanita yang biasa disapa Tere ini mengatakan sama dengan halnya poin pertama, pihaknya juga terus berupaya memberikan pemahaman soal bahaya bangunan dekat jaringan listrik.

"Seperti yang kita lihat selama ini, banyak masyarakat yang mendirikan bangunan baik semi permanen atau permanen dekat jaringan listrik. Ini resikonya sangat tinggi," tuturnya.

Untuk penyebab gangguan atau padam listrik, lanjutnya, saat ini pihak UP3 Lubuk Pakam berusaha menerapkan transparan kepada pelanggan terhadap penyebab terjadinya gangguan atau penyebab padamnya listrik.

"Banyak faktor yang menyebabkan gangguan listrik. Pohon, layangan, binatang liar. Belum lagi faktor alam khususnya cuaca dan bencana. Ini harus kami sampaikan kepada masyarakat pelanggan," terangnya.

Pembayaran rekening listrik, kata Tere, juga menjadi bagian penting dalam sosialisasi ini. "Tujuannya untuk membangun kesadaran masyarakat untuk peduli dengan apa yang sudah diberikan pemerintah melalui PLN. Karena kalau justru lebih banyak tunggakan, tentu ini juga membahayakan demi kelangsungan pasokan listrik," tandasnya.

Penyalahgunaan pemakaian listrik juga menjadi masalah klasik yang perlu diberantas lewat cara-cara persuasif kepada para pelaku. "Ada masyarakat yang paham hal ini tapi sengaja berbuat. Tapi ada juga yang tidak paham. Ini menjadi tugas kami untuk menertibkannya. Dan kami fokus melakukan penindakan jika menemukan masalah demikian," ujarnya.

Menyangkut Contact Centre 123, disampaikannya bahwa, saat ini berkomunikasi dengan PLN semakin mudah lewat sambungan langsung tersebut. "Ini merupakan inovasi dari PLN untuk memudahkan komunikasi dengan pelanggan yang mau menyampaikan informasi apapaun baik keluhan atau pasang baru," sebutnya.

Untuk semua hal tersebut, sambungnya, terhitung mulai Januari sampai saat ini Agustus 2019, sosialisasi sudah berjalan. "Semakin efektif karena dilaksanakan seluruh ULP di jajaran UP3 Lubuk Pakam," pungkasnya. (mm)

Penulis: Ardy
Editor: Redaksi

Baca Juga