BI Sumut Gencar Sosialisasikan Bayar Non Tunai Wajib Pakai QRIS di Januari 2020

MEDAN - Menuju penerapan Quick Response Code Indonesia Standar (QRIS) pada 1 Januari 2020 mendatang, Bank Indonesia melakukan sosialisasi secara intensif di berbagai kota, diantaranya di Kota Medan melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Utara.

Penggunaan QRIS Unggul (Universal, Gampang, Untung dan Langsung) mulai diintegrasikan dengan berbagai alat pembayaran elektronik. Setiap penyedia jasa sistem pembayaran (PJSP) berbasis QR wajib menggunakan QRIS.

"Kita beri waktu sampai bulan desember untuk menyesuaikan, kalau minta waktu lagi kita jewer aja nanti," ujar Direktur Eksekutif Departemen Elektronifikasi dan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) BI Pungky Purnomo Wibowo sembari bercanda, usai pembukaan acara Sosialisasi Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia di Medan, Kamis (31/10/2019).

Transaksi dengan QRIS, lanjutnya menguntungkan pembeli dan penjual melalui transaksi satu kode QR yang dapat digunakan untuk semua aplikasi pembayaran pada smartphone.

"Keberadaan pengaturan standar pembayaran via QRIS dapat membuat antar sistem, teknis, dan infrastruktur saling terhubung dan saling memproses satu sama lain," katanya.

Siapapun yang memiliki ponsel dengan kamera dan konektivitas data serta akun pembayaran elektronik dapat melakukan pembayaran melalui QRIS. "Yah dijaga dengan baik ponselnya," katanya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumut, Wiwiek Sisto Widayat menambahkan, transaksi dengan QRIS prosesnya tidak ribet dan bisa dipakai oleh semua masyarakat untuk mendukung kelancaran sistem pembayaran.

Saat ini, lanjutnya pihaknya juga tengah mempercepat implementasi Toba Smart Card di Kawasan Wisata Danau Toba. "Khususnya untuk transportasi Silangit-Parapat, Parapat-Samosir dan sebaliknya. Sedang kami garap itensif, secepatnya tahap final dan launch dalam waktu yang tidak lama lagi," katanya.

Lanjutnya, pihaknya berharap dukungan semua pihak dan khususnya bersama Pemda, BI akan terus lakukan upaya terobosan terkait upaya meningkatkan transaksi non tunai.(

Penulis: Ahmad Rizal
Editor: Redaksi

Baca Juga