oleh

Dalam Sekejap, Rp800 Juta Uang Pecahan Baru BI Habis Ditukar Warga Madina

Medanmerdeka.com – Sebanyak Rp800juta uang pecahan baru yang dibawa empat mobil kas keliling perbankan di daerah Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) habis dalam hitungan jam, Rabu (6/6/2018). Itu terjadi karena tingginya animo masyarakat daerah itu akan uang pecahan baru untuk kebutuhan Lebaran Idul Fitri 1439H.

“Besok (Kamis 7/6/2018) penukaran kemungkinan lebih ramai, karena hari pekan (jadwal keramaian pedagang dan pembeli karena datang dari berbagai pelosok desa) di pasar baru Panyabungan. Itu berlangsung setiap minggunya.

Sehingga nilai transaksi penukaran bisa dipastikan akan semakin besar,” ungkap Brigadir Polisi Kepala (Bripka) S Sitohang, salah seorang personil kepolisian Panyabungan yang tengah bertugas mengamankan layanan penukaran uang pecahan baru lewat empat mobil kas keliling perbankan di pasar baru Panyabungan, Madina, Rabu (6/6/2018).

Pihak BI perwakilan Sibolga sebelumnya memplot penyaluran uang pecahan baru lewat mobil kas keliling perbankan untuk wilayah Madina sebesar Rp1,2miliar. Dana sebesar itu dijadwalkan disalurkan untuk dua hari pelayanan yakni Rabu – Kamis (6-7/6/2018). Namun melihat tingginya animo masyarakat Madina, dana itu kemungkinan bertambah sesuai kondisi.

Menurut Kepala Cabang (Kacab) Bank Mandiri, Ade Hendra, tingginya animo masyarakat Madina dalam menukarkan uang pecahan baru ini tidak terlepas dari kebiasaan warga, khususnya warga Madina untuk membagi – bagikan uang baru kepada sanak keluarga di hari Lebaran.

Termasuk juga peran aktif perbankan dalam menyosialisasikan serta menginformasikan agenda dan tempat penukaran uang pecahan baru kepada nasabah sebagaimana yang dilakukan oleh Bank Mandiri Syariah cabang Panyabungan.

“Hari ini, sebanyak Rp160juta uang pecahan baru yang kita (bank Mandiri) bawa, habis lebih awal. Bahkan mobil kas keliling bank Mandiri Syariah sudah lebih awal pulang,” ucapnya.

Lili Rangkuty, bagian umum Bank Mandiri Syariah mengakui, seharusnya layanan penukaran selesai pukul 14.00 WIB sesuai jadwal pembukaan outlet layanan mobil kas keliling, tapi karena tingginya animo masyarakat, jadwal layanan penukaran selesai lebih awal sekitar pukul 11.00 WIB sejak dibuka mulai pukul 09.00 WIB.

“Tapi demikian, warga yang belum sempat menukar uang tidak perlu khawatir. Sebab layanan penukaran uang lewat mobil kas keliling masih akan dibuka besok (Kamis,7/6/2018),” tutur Lily.

Sebelumnya BI melalui kantor perwakilan (KPw) Sibolga telah membuka beberapa outlet layanan penukaran uang lewat mobil kas keliling bekerja sama dengan sejumlah perbankan di wilayah Tapanuli dan Nias. Hal itu sesuai program ‘Rupiah Untuk Negeri 1.000 titik sinergi.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sibolga, Suti Masniari Nasution mengatakan, KPw BI Sibolga memproyeksi kebutuhan penukaran uang pecahan baru selama bulan suci Ramadan 1439 H adalah Rp1,3 triliun dari penyediaan Rp1,5 triliun.

Dikatakan, layanan penukaran uang telah dapat dilakukan di kantor BI Sibolga, maupun di bank umum (bank konvensional) atau di bank perkreditan rakyat (BPR) di 16 Kabupaten/Kota. Termasuk di mobil kas keliling BI serta perbankan yang dijadwalkan.

Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkannya dan tidak melakukan penukaran di tempat – tempat yang tidak resmi. (Jonny S/MM)

Komentar

News Feed