Kantor BKAD dan BUMdes Bersama Sergai Diresmikan

PRASASTI : Bupati Sergai Ir. H.Soekirman didampingi Wabup Darma Wijaya tengah menandatangani prasasti tanda diresmikannya Kantor BKAD dan BUMDes “Bersama” di Dusun V Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah. (foto:am/mm)

PRASASTI : Bupati Sergai Ir. H.Soekirman didampingi Wabup Darma Wijaya tengah menandatangani prasasti tanda diresmikannya Kantor BKAD dan BUMDes “Bersama” di Dusun V Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah. (foto:am/mm)

Medanmerdeka.comBupati Serdang Bedagai (Sergai) H.Soekirman didampingi Wabup Darma Wijaya meresmikan Kantor Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Bersama”, Selasa (23/1/2018) di Dusun V Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah.

Dalam kesempatan itu, H.Soekirman menyatakan BUMDes ke depannya agar mengutamakan tugas pokok yakni, mengutamakan faktor keamanan agar nyaman dalam melakukan usaha, Kedua mencari lokasi yang strategis dan tepat serta mudah dijangkau dan Ketiga, jangan banyak yang mengganggu (campur tangan) agar pengelolaan keuangan memang dimaksimalkan untuk warga desa.

Pemkab Sergai akan berupaya mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan seperti BUMDes. Utamakan tertib administrasi yaitu harus disebutkan dalam musyawarah desa dalam hal penyertaan modal tersebut. Kemudian tertib fisik, bahwa benar-benar hasil penyertaan modal tersebut harus nampak dan transparan di desa, ujar Bupati Soekirman.

Wabup Darma Wijaya dalam kesempatan itu juga berpesan bahwa saat ini usaha yang didirikan masih merintis, oleh karenanya harus saling mendukung. Namun jika sudah besar maka keinginan kita harus disatukan agar tidak terjadi perselisihan dalam usaha.

Wabup Darma Wijaya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangkitkan usaha kerakyatan seperti ini, jika memungkinkan diusulkan agar 17 Kecamatan semuanya dikelola penyertaan modalnya dengan dukungan penuh dari Pemda akan kami berikan, ujar Wabup.

Direktur BUMDes “Bersama” Lukman Nur Hakim menuturkan terima kasih atas bimbingan dan dukungan dari semua pihak terutama Pemkab Sergai sehingga Kantor BKAD dan BUMDes “Bersama” ini dapat diresmikan hari ini merupakan hasil pembiayaan dari Dana Eks PNPM pada penyaluran 2014 yang lalu.

BKAD “Bersama” dibentuk pada 2007, kemudian BUMDes “Bersama” dibentuk pada tahun 2016, namun beroperasi penuh pada tahun 2017 dengan usaha awal adalah Simpan Pinjam. Dasar hukum pembentukan BUMDes ini adalah sesuai UU No 6 Tahun 2014 tentang Penggunaan Dana Desa yang memungkinkan desa-desa melakukan penyertaan dan pengelolaan Dana Desa untuk kepentingan masyarakat desa itu sendiri. Keuntungan dari penyertaan modal tersebut menggunakan sistem saham dan dibagikan tiap tahun. Oleh karenanya Diharapkan para Kepala Desa dapat lebih banyak mengalokasikan dana penyertaan modalnya di BUMDes “Bersama”, ujarnya.

Untuk bidang yang dikelola oleh BUMDes dan BKAD “Bersama” ini antara Simpan Pinjam, penyediaan dan pengadaan barang kebutuhan masyarakat, perikanan, peternakan, UKM, pengelolaan sampah serta dalam waktu dekat akan juga bergerak bidang penyewaan transportasi seiring dengan adanya bus bantuan dari Kementrian Desa yang diserahkan Bupati Sergai tepat pada HUT ke-14 Kabupaten Sergai bertempat di Replika, pada tanggal 7 Januari yang lalu.

Saat ini terdata ada 7 Desa yang menyertakan dana dalam pengelolaan BUMDes “Bersama” ini yaitu Desa Sinah Kasih, Rambong Sialang Hilir, Rambong Sialang Hulu, Rambong Sialang Tengah, Tanah Raja, Pematang Ganjang dan Desa Firdaus dengan total 1.685.000.000,- (satu milyar enam ratus delapan puluh lima juta rupiah). Hingga ini BUMDes Bersama memiliki program utama yaitu membantu masyarakat dari jeratan rentenir, dimana proyeksi kedepannya adalah di akhir tahun 2018 permasalahan tersebut ditargetkan dapat tuntas.(am/mm)

Comment