Nasib Miris UD Mandiri Sejahtera Madina

Kebun Pepaya Bantuan Pemerintah Jadi Semak Belukar

MADINA - Sungguh miris nasib kelompok tani pejuang tani UD.Mandiri Sejahtera yang bergerak di bidang tanaman padi dan hortikultura Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Kerjasama UD.Mandiri Sejahtera dengan Dinas Pertanian Pemkab Madina menanam pepaya Calina IPB9 di lahan seluas 7 haktare, terancam gagal.

Kini lahan yang sudah ditanamani pepaya Calina terlantar dan tak terawat lagi. Kebun pepaya ini sudah ditumbuhi semak belukar, dan sudah dihuni berbagai binatang, seperti Ular dan hama Babi hutan.

Ketua UD Mandri Sejahtera M Sulhan Nst.

Pimpinan UD Mandiri Sejahtera M Sulhan Nasution mengatakan, sebelumnya pihak mereka dan Pemkab Madina sudah dari awal membahas program penanaman pepaya Calina IPB9 tahun 2018 lalu.

Dari hasil pertemuan ini, Pemkab Madina mengucurkan dana Rp 85 juta yang bersumber dari APBD 2018, untuk luas lahan 7 haktare.

Namun pihak UD Mandiri, sambung M Sulhan menolaknya, karena dari hasil.perhitungan mereka dana sebenar itu hanya cukup membiayai kebun pepaya hingga berusia 1 bulan.

"Dari awal sudah kami tolak, namun Dinas Pertanian menyakinkan kalau kekurangannya akan ditampung dalam APBD. Makanya kami berani menjalankannnya," ungkap M Sulhan, Sabtu (16/2/2019).

Tahun 2019 ini, lanjutnya pihak kelompok tani mempertanyakan kucuran dana sebagaimana dirembukkan yang lalu. "Kami di tawarkan dua opsi yakni, berhenti atau jalan terus dengan biaya sendiri." Ungkapnya kecewa.

Sekarang mereka sudah mengeluarkan biaya sendiri mencapai lebih 40 juta. dan kami dari UD.Mandiri Sejahtera tidak mampu lagi melanjutkannya.

Bahkan, kebun Pepaya Calina IPB 9 ini pernah di kunjungi Gubsu, Edy Rahmayadi ketika berkunjung melakukan penanaman kacang goreng di SMK PERTANIAN beberapa waktu lalu.

"Kami dari pihak UD Madiri Sejahtera telah berupaya menghubungi pihak Dinas Pertanian Madina, bagian TPH namun sampai saat ini tidak ada respon sama sekali, "Katanya.

Kami berharap kepada pihak berwenang dan memiliki kebijakan mohon kiranya kegiatan ini berjalan sukses dan tidak terkendala sebab dengan hal ini masyarakat kabupaten Manina memiliki daerah Agrowisata buah dimana saat panen nanti bertepatan dengan hari raya (Lebaran Idul Fitri) perantau yang mudik bisa menikmati Agrowisata lahan kebun Pepaya Calina IPB 9 dengan memetik langsung buahnya sendiri.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Madina, yang dikonfirmasi belum berhasil ditemui. Ada indikasi, anggaran APBD yang dijanjikan sebelumnya sudah diokasikan dalam APBD 2018, namun tidak tersalurkan ke kelompok tani sebagaimana pembicaraan awal. (mm)

Penulis: Iswadi Nst
Editor: Redaksi

Baca Juga