Pemerintah Siapkan Rp5 T untuk Jalur Kereta Trans Sumatera

MEDAN  -  Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan, menargetkan penyelesaian jalur kereta api penghubung Aceh-Sumut- Riau, dapat dirampungkan tahun 2019, mendatang. Untuk proyek pembangunan jalur itu, telah dianggarkan dana sekira Rp5 triliun.

"Tahun ini mulai kita kerjakan, baik untuk koneksi Aceh-Sumut maupun Sumut Riau. Susah ada anggaran yang dikucurkan senilai Rp2,5 Triliun. Tahun depan juga sudah kita minta Rp1,5 triliun lagi," ujar Direktur Keselamatan Perkeretaapian, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Edy Nursalam di Medan, Kamis (28/9/2017)

Edy memaparkan, untuk koneski Sumut-Aceh, tahun ini akan dibangun jalur penghubung Binjai-Besitang. Selanjutnya nanti jalur tersebut akan disambungkan hingga ke Langua, Aceh.

Sedangkan koneksi Sumut-Riau, tahun ini akan dibangun jalur Rantau Prapat - Kota Pinang sepanjang 40 kilometer. Jalur itu kemudian akan disambungkan ke Duri, dan ke Pelabuhan Dumai. "Jadi ini akan sangat potensial mendorong kegiatan pergerakan barang dan juga perekonomian masyarakat di tiga provinsi tersebut,"jelasnya.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara, Amanaj Gappa mengatakan, untuk penyelesaian Jalur Aceh-Riau itu, mereka telah menandatangani kontrak dengan 83 perusahaan kontruksi dan konsultan. Baik itu perusahaan lokal di Sumatera, Aceh dan Riau, maupun perusahaan nasional dan BUMN.

Sementara untuk anggaran, dari Rp2,5 Triliun yang sudah dikucurkan tahun ini, sekira 50 % sudah digunakan. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan konstruksi maupun pengadaan lahan. "Seluruh kegiatan di tahun 2017 sekitar Rp2,5 T,  meliputi kegiatan di Aceh, Medan dan ke arah Rantau Prapat-Kota Pinang dan Bandar Tinggi - Kuala Tanjung. Ada yang reaktifiasi, jalur baru, lalu ada yang teknologi baru seperti jalan layang. Memang agak rendah serapannya, tapi ini sedang kita percepatan. Masih ada tiga bulan lagi. Mudah-mudahan bulan depan sudah bisa 60-70 Persen," pungkasnya.

Jalur kereta api Aceh- Sumut- Riau merupakan bagian dari proyek pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera yang ditargetkan rampung di tahun 2019. Namun karena keterbasan anggaran, pelaksanaan proyek itu molor dari target. Pemerintah berharap pihak swasta dapat ambil peran untuk berinvestasi dalam mega proyek ini dengan skema 30 % pembiayaan pemerintah dan 70 % swasta.(yu/mm)

Penulis:

Baca Juga