Aiptu Pariadi Tembak Istri, lalu Bunuh Diri

SERGAI - Aiptu Pariadi (52) bersama Fitri handayani (42) ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Dusun 6, Desa Lidah Tanah, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sabtu, (5/10/2019) malam.

Aiptu Pariadi merupakan anggota kepolisian Polres Sergai, di Satuan Reskrim Narkoba, sedangkan Fitri Handayani adalah istrinya.

Informasi warga sebelum keduanya ditemukan tewas bersimbah darah, tetangga sempat mendengar suara letusan yang diduga suara letusan senjata api milik Aiptu Pariadi sebanyak 3 kali.

Kemudian, usai terdengar suara letusan senpi milik Pariadi, tetangganyapun mendengar jeritan anak kedua korban dengan spontan tetangga langsung mendatangi dan melihat apa yang terjadi didalam rumah korban.

Sesampainya di rumah korban, tetangganya melihat Aiptu Pariadi dan istrinya sudah tewas dengan keadaan telungkup.

Kapolres Sergai, AKBP H Juliarman Eka Putra Pasaribu, yang dikonfirmasi Minggu, (6/10/2019) mengatakan kebenaran kejadian tersebut ada suara letupan sebanyak 3 kali.

"Kejadian sekitar pukul 23.00 WIB, Sabtu (5/10/2019) malam, diketahui kedua korban bernama Aiptu Pariadi (52) anggota Polres Serdang Bedagai yang bertugas di satuan Narkoba Polres Serdang Bedagai dan istrinya Fitri Handayani (42)," terangnya.

Diketahuinya Aiptu Pariadi tidak ada masalah didalam tugasnya, tidak ada melakukan pelanggaran saat melakukan tugasnya.

Sementara motif tewasnya Aiptu Pariadi dan Fitri Handayani, kapolres Serdang Bedagai mengatakan diduga akibat adanya peselisihan dan percekcokan yang terjadi didalam rumah tangga kedua korban sekitar selama 3 hari sebelum kejadian

Adapun luka yang terdapat pada kedua korban adalah luka bekas letusan senpi di bagian kepala pada masing-masing korban.

Selanjutnya kapolres Sergai menyampaikan kepada wartawan dalam perkara tewasnya aiptu Pariadi dan istrinya masih didalami oleh Tim Polres Serdang Bedagai dengan melakukan autopsi  dan keterangan saksi-saksi yaitu tetangga dan anaknya.

Kemudian guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut kini kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Sultan Sulaiman Sei Rampah, guna dilakukan autopsi.

Penulis: Rasum Santarwi
Editor: Redaksi

Baca Juga