Akses Jalan Parapat – Pantai Barat Kembali Normal

Medanmerdeka.com - Akses jalan nasional penghubung Kabupaten Simalungun dengan kawasan pantai barat atau Tapanuli di Desa Sibaganding,Kecamatan Girsang Sipanganbolon,Kabupaten Simalungun,Sumatera Utara, yang sempat tidak dapat dilintasi akibat tertutup material longsor,sudah kembali normal,Senin dini hari (31/12/2018).

Sekretaris Camat Girsang Sipanganbolon,Doni Sinaga menginfornasikan sekitar pukul 03.00 WIB dini hari material longsor yang menutup jalan sudah dibersihkan dengan menggunakan alat berat."Setelah hujan reda pembersihan langsung dilakukan dan selesai pada Senin dini hari sehingga kenderaan sudah bisa melintas kembali," kata Doni.

Doni tetap menghimbau pengguna jalan untuk tidak melintas atau melewati jalur alternatif dari Girsang keluar Simpang Palang dan sebaliknya jika hujan deras turun,karena longsor susulan dikhwatirkan masih bisa terjadi saat hujan deras turun.

Kapolres SimalungunAKBP M Liberty Panjaitan ,menambahkan tidak ada korban jiwa akibat longsor di Desa Sibaganding,namun arus lalulintas di ruas jalan yang menjadi lintasan arus mudik Tahun Baru tersebut sempat macet lebih dari 4 jam. " Tidak ada korban jiwa akibat longsor,namun arus lalulintas sempat macet sekitar 4 jam namun saat ini sudah kembali lancar," kata Liberty.

Seperti diketahui, bencana longsor terjadi Minggu malam yang menutupi ruas jalan nasional Parapat-Pematangsiantar, tepatnya di Desa Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun.

Bencana longsor terjadi akibat intensitas curah hujan yang ccukup tinggi, sehingga material perbukitan longsor menutupi badan jalanAkibatnya kemacetan arus lalulintas dari Pematangsiantar menuju Parapat dan sebaliknya dilaporkan cukup panjang.(davis)

Penulis: Davis
Editor: Redaksi

Baca Juga