Temuan Tim Gemas Polres-Dinkes Sergai

Alamak, 12 Warga Simpang Tiga Pekan Sergai Terindikasi HIV

Polres dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sergai melakukan kampanye Gerakan Empati Masyarakat Sakit (GEMAS), dengan melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat di Lk 1 Tempel Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Sergai.(Foto:MEDANmerdeka/Santarwi)

PERBAUNGAN – Polres dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sergai melakukan kampanye Gerakan Empati Masyarakat Sakit (GEMAS), dengan melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat. Dari 100 warga yang diperiksa empat diantaranya positif narkoba dan 12 diantaranya terindikasi HIV (Human Immunodeficiency Virus).

GEMAS bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih dari bahaya dan pengaruh narkoba, Selasa (10/9/2019) di Lk 1 Tempel, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Sergai.

Kampanye GEMAS dihadiri Assisten 2 Ekbangsos  Sergai Kaharuddin, Kasat Narkoba Polres Serga AKP Martualesi Sitepu, KBO Sat Narkoba Sergai Iptu Defta Sitepu, Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Sergai dr. Bulan Simanungkalit M.Kes, Camat Perbaungan Benny Saragih , Lurah Simpang lll Pekan Perbaungan Rizky A Nasution.

Tim gabungan Polres dan Dinkes Sergai dipimpin Kasat Narkoba AKP Martulesi melakukan pemeriksaan kesehatan, sekaligus tes urin dan HIV sejumlah warga di Lk 1 Kampung Tempel.

Dikatakan Martulesi, GEMAS salah satu program dalam rangka deklarasi lingkungan yang bebas bersih dari narkoba. “Kita berharap kegiatan ini dapat mengurangi tingginya tingkat penyalahgunaan obat-obatan terlarang (narkoba) di kawasan lingkungan temple,” ujarnya.

Untuk mempersiapkan Kampung Tempel menjadi Kampung bersih dari Narkoba (BERSINAR) Sat Res Narkoba Polres Sergai melakukan tes urine terhadap 100 orang yang mengikuti dan 4 orang dinyatakan positif terindikasi narkoba.

“Ada empat orang yang terindikasi Narkoba diantaranya, AK (32), DH (31), H (35), dan RI (18), mereka yang terindikasi Narkoba akan kita lakukan pembinaan,” ujar Kasat Narkoba.

Kadis Kesehatan Sergai dr. Bulan Simanungkalit M.Kes bahwa kegiatan ini dalam rangka Kampanyekan Gerakan Empati Masyarakat Sakit (Gemas) dengan melakukan pengobatan gratis kepada 100 masyarakat. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tes urine serta HIV.

“Dari 100 peserta yang melakukan tes kesehatan 12 orang juga ditemukan reaktif atau teridikasi HIV berinisial AP (37), KS (60), N (49), BS (50), AL (37), DA (37), D (21), S (31) E (56), J (34), G (39), H (34)," terang Kadis.

Bagi yang reaktif HIV sebanyak 12 Orang langsung ditindaklanjuti pemeriksaan oleh pihak Puskesmas dan pemeriksaan VCT dan Darah.“Selain Pemeriksaan kesehatan, dilakukan juga pengobatan secara gratis bagi seluruh masyarakat kemudian kunjungan ke masyarakat yang lumpuh dan kurang mampu,”terangnya.

Penulis: Rasum Santarwi
Editor: Redaksi

Baca Juga