Babinsa 07 Sosopan dan Warga Buru Harimau Sumatera Pemangsa Petani

Babinsa Koramil 07/Sosopan dan Polri bersama warga memburu hewan buas yang telah memangsa petani, Kabupaten Padanglawas (Palas) beberapa waktu lalu.(Foto/MEDANmerdeka)
Babinsa Koramil 07/Sosopan dan Polri bersama warga memburu hewan buas yang telah memangsa petani, Kabupaten Padanglawas (Palas) beberapa waktu lalu.(Foto/MEDANmerdeka)

PALAS - Babinsa Koramil 07/Sosopan bersama warga memburu hewan buas yang telah memangsa petani, beberapa waktu lalu.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya (16/5) seorang petani karet, Abu Sali Hasibuan (61) Kabupaten Padanglawas (Palas) bersama seorang rekannya tewas diterkam hewan buas di kebunnya di Kecamatan Ulu Barumun.

Sedangkan Faisal Hendri Hasibuan  (48) warga  Desa Pagaranbira Jae, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padanglawas (Palas), nyaris tewas setelah diduga diterkam hewan buas ketika berada di depan rumahnya selepas berbuka puasa, Minggu malam (26/5).

Serangan hewan buas ini menjadikan suasana desa mencekam, serta membuat warga enggak keluar rumah bahkan takut untuk berangkat ke kebun.

"Kita turut prihatin dengan peristiwa ini. Untuk mencegah kasus serupa terulang, Babinsa Koramil 07/Sosopan bersama Polri dan warga keliling berburu hewan buas yang telah memasuki pemukiman penduduk," kata Kapten Inf Syafruddin Hasibuan, kemarin kepada medanmerdeka.com.

Dikatakan Danramil, berdasarkan informasi BKSDA Sumut, diduga hewan buas yang menyerang warga adalah Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae).

Harimau Sumatera merupakan satu dari enam sub-spesies Harimau yang masih bertahan hidup hingga saat ini dan termasuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah (critically endangered).

Dari jejak yang ada, sambungnya Harimau Sumatera ini sudah sering keluar masuk perkampungan warga berdasarkan jejak yang tertinggal dan pernah memangsa hewan ternak warga desa.

Tim Balai Besar KSDA Sumatera Utara bersama-sama dengan Babinsa  Koramil 07 Sosopan, Polsek Sosospan, Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PRHSD) Sumatera Barat, Muspida Padang Lawas dan Camat/Kepala Desa akan berkoordinasi untuk sama-sama melakukan pencarian dengan membentuk 3 Tim dan melakukan patroli di 3 titik (Desa Siraisan, Desa Hutabargot, Desa Pagaran Bira Jae).

“Tindakan selanjutnya masing-masing tim terdiri dari petugas KSDA, PRHSD, TNI,POLRI dan masyarakat dengan masing-masing tim dilengkapi senjata bius dan senjata  tajam untuk keamanan. Patroli dilaksanakan bersama-sama di 3 titik berbeda supaya lebih efektif. Tim 1 patroli ke wilayah Desa Hutabargot, Tim 2 patroli di wilayah Desa Pagaran Bira Jae dan Tim 3 patroli di wilayah Desa Siraisan. Ketiga desa ini adalah lokasi kejadian dan lokasi ditemukannya jejak-jejak Harimau Sumatera,” jelasnya di Kantor BKSDA, Senin (27/5/2019) siang.

Berkaitan dengan itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam melaksanakan aktivitas, terutama saat melakukan aktivitas di daerah perladangan maupun perkebunan.( Ginting / MRS ).

Ket.gambar: Babinsa Koramil 07/Sosopan bersama Warga melakukan  pencarian Jejak Harimau  di sekitar  Hutan  Sosopan.

Baca Juga