oleh

Begal Bersenjata Golok Tewas Ditembus 2 Peluru Tajam

Medanmerdeka.com – Pelarian tersangka begal, Afandri Simangunsong alias Bangun (31), Rabu (8/8/2018) dini hari kandas. Pria warga Rawa Cangkuk, Kecamatan Medan Denai, tewas setelah timah panas bersarang di tubuhnya.

Dua butir timah panas bersarang masing-masing di dada dan kaki pemuda ini. Tindakan tegas dan terarah terpaksa dilakukan Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Polrestabes Medan, dikarenakan Bangun menyerang petugas dengan sebilah golok ketika disergap dan kabur di sungai Jalan Perdana Medan.

Sebelumnya tersangka Bangun merupakan DPO Polrestabes Medan dalam berbagai kasus kejahatan begal. Informasi yang diperoleh, komplotan Bangun terlibat begal dengan korban, Yunita penduduk Jalan Mabar, Kecamatan Medan Perjuangan, pada 13 Desember 2017 lalu.

“Dalam setiap aksinya, tersangka Bangun terkenal sadis dan tega. Bahkan, korban Yunita sampai terseret beberapa meter ketika dibegal,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Dermawan didampingi Kasat Reskrim AKBP Putu Yudha Prawira.

Penangkapan tersangka Bangun, sambung Dadang berdasarkan pengembangan dengan tertangkapnya tersangka M Rhido Padang (24) dan Raja Amin Siregar alias Raja. “Berdasarkan keterangan kedua tersangka, penyelidikan mengarah tersangka Bangun. Namun nasib keduanya sama dengan Bangun karena mencoba melawan petugas,” paparnya.

Bahkan, sebelumnya Bangun sudah sempat digrebek di kediamannya, namun berhasil kabur dan sempat menghilang melarikan diri ke Provinsi Riau. Namun keberadaan tersangka kembali terhendus petugas sekembalinya ke Medan.

Dari catatan kepolisian, komplotan begal sadis ini sudah melakukan aksi kejahatan sebanyak 14 kali di wilayah hukum Medan, dengan sasaran sepeda motor korban.(koto/mm)

Komentar

News Feed