Berbadan Dua, Remaja 13 Tahun Tewas Diduga Over Dosis Pil Koplo

Medanmerdeka.com – Seorang remaja berinisial HAS (13) tewas setelah menjalani perawatan di RSUD Kota Padangsidimpuan. Warga Jalan Perintis Kemerdekaan, menghmbuskan nafas terakhir dalam konsisi hamil muda ini diduga overdosis setelah meminum pil Dextrometorphan (Dextro) atau pil koplo.

HAS menghembuskan nafas Jumat kemarin (10/8/2018), setelah menjalani perawatan beberapa hari. “Selasa lalu 7 Agustus, dia (HAS minum obat 30 butir, katanya dikasih temannya,” tutur keluarganya di rumah sakit.

Masih cerita pihak keluarga, selama ini HAS tinggal di rumah keluarganya dan terjerumus dalam pergaulan bebas. Pada malam itu, HAS bermain dengan teman-temannya lalu mengkonsumsi pil dextro. “Saat pulang mereka berboncengan tiga, HAS berada di posisi diapit di tengah,” katanya.

Sepeda motor yang dikendarai HAS yang tengah mabuk terjatuh. Hanya saja, HAS tidak langsung dibawa ke rumah sakit, melainkan di bawa ke tempat lain.

Beberapa hari kemudian kondisi kesehatan HAS kian memburuk. Rekan-rekannya kemudian memberitahukan hal tersebut ke pihak keluarganya yang kemudian membawa putri mereka ke RSUD Kota Padangsidimpuan.

Kapolres Kota Sidimpuan AKBP Hilwan Wijaya didampingi Kasat Narkoba AKP CJ Panjaitan yang dikonfirmasi mengatakan, pasca kematian HAS pihak kepolisian sudah melakukan penyelidikan terkait identitas rekan-rekan yang diduga mencekoki HAS pil dextro (pil koplo).

“Kita sudah menyarankan agar jenazah korban diotopsi, sayangnya pihak keluarga menolaknya.Otopsi langkah utama dalam penyelidikan ini untuk mencari tau penyebab utama kematian,” tegasnya.

Selama menjalani perawatan di rumah sakit, polisi akunya sudah bekerja. “Informasi yang kita dapatkan, korban disuruh oleh rekan-rekannya mengkonsumsi pil tersebut,” jelasnya. Bahkan, HAS yang masih berusia 13 tahun meninggal dunia dalam kondisi berbadan dua.

Hal ini juga diakui ibu korban, LW Batubara (36).”Sudah kami periksakan, memang HAS sudah berbadan dua,” katanya. LW Batubara sudah berpisah dengan suaminya, selama itu pula putrinya ikut bapaknya.

Dikutip dari berbagai sumber, Dextrometorphan (Dextro) adalah obat medis, namun jika dikonsumsi berlebihan akan menimbulkan dampak negative bagi yang mengkonsumsi seperti halusinasi, mabuk bahkan menyebabkan kematian. Di dunia malam Dextro atau yang biasa disebut pil koplo kerap disalahgunakan.(thoriq/anwar/mm)

Comment