Bocor, Bot Apung Tenggelam di Laut Tanjung Tiram Tiga ABK Hilang

Tim Basarnas Pos Tanjungbalai-Asahan melakukan pencarian tiga ABK korban bot tenggelam di perairan Tanjung Tiram, Batubara, Sabtu (25/1/2020). (Foto: MEDANmerdeka/Istimewa)

BATUBARA - Boat pukat apung dilaporkan tenggelam di sekitar perairan Tanjung Tiram, Batubara, Sumatera Utara, sejak Jumat (24/1/2020) pukul 23.00 WIB.

Informasi yang diterima dari Basarnas Pos Tanjungbalai-Asahan, boat nelayan tersebut berangkat dengan 11 awak termasuk nakhoda dari perairan Asahan.

Namun, sampai di perairan Tanjung Tiram, Jumat malam, boat tersebut mengalami kebocoran lambung dan langsung tenggelam.

“Sekitar jam 23.00 WIB, lambung kapal bocor sehingga masuk air dan kapal tenggelam di sekitar perairan Tanjung tiram, ABK kapal melompat semua ke air,” kata Korpos Basarbas Tanjungbalai-Asahan, Sukroadi Sastrawijaya, melalui anggota tim, Romy, Sabtu (25/1/2020).

Tim Basarnas yang menerima informasi segera bergerak ke lokasi sejak Jumat malam dan saat ini sudah menemukan 8 dari 11 awak kapal, sementara 3 lainnya masih dalam pencarian dibantu personel TNI AL.

Salah seorang keluarga korban bot tenggelam,Maruli Sitorus, boat nelayan berangkat Kamis (23/1/2020). “Kejadiannya Jumat mala, Saya keluarga salah satu awak yang belum ditemukan, Hesron Sitohang (56). Korban ini tinggal di Kecamaatan Simpang Empat, Asahan,” sebutnya.

Dia pun berharap agar Hesron dan teman-temannya bisa segera ditemukan. Saat ini, Tim SAR dilaporkan sudah menghentikan pencarian untuk sementara dan melanjutkannya Minggu (26/1/2020).

Adapun awak boat yang sudah ditemukan masing-masing:

  • Nasib Sitorus (Nahkoda)
  • Samsul Bahri (KKM)
  • Sinaga (ABK)
  • Tison (ABK)
  • Jon Siahaan (ABK)
  • Erlan (ABK)
  • Elci (ABK)
  • Agus (ABK)
  • Izal, Hesron Sitohang dan Fajar (hilang).

Komentar

Loading...