Desa Sei Rampah Terendam Banjir, Polres Sergai Turunkan Satpol Air

Kapolres Sergai menurunkan Satpolair dengan perahu karet membantu evakuasi warga Desa Sei Rampah yang terendam banjir, Minggu (13/9/2020). (Foto: MEDANmerdeka/Ist)

SERGAI – Sedikitnya 475 Kepala Keluarga (KK) di Desa Sei Rampah, Kabupaten Sergai, terendam banjir setelah beberapa hujan. Petugas Kepolisian bersama BPDB langsung turun melakukan evakuasi dan menyalurkan bantuan untuk warga terdampak.

Kepala Desa Sei Rampah, Munajat mengatakan bantuan sosial langsung dikirimkan Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang bersama sejumlah personel, Minggu (13/9/2020).

Dijelaskan Munajat, banjir disebabkan hujan yang turun selama tiga hari berturut-turut, ditambah lagi pasang mati yang mengakibatkan air tidak mampu mengalir ke hulu.

Ketinggian air memasuki rumah warga dan badan jalana mencapai 30 hingga 50 cm. Kondisi banjir terparah menggenangi pemukiman penduduk di Dusun I, Dusun IV, Senangkong dan Gang Kancil.

Selain menyalurkan bantuan, kepolisian juga menurunkan tim Satpolair dengan perahu karet mengevakuasi sejumlah warga yang terjebak banjir ke daerah dataran tertinggi.