Diduga Stres, Pemuda di Nias Bunuh Ayah Kandung Pakai Kapak

GUNUNG SITOLI - Diduga stress, seorang anak di Desa Madula, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, tega memenggal kepala ayahnya Arofona Harefa (65), hingga terpisah dari tubuhnya.

Pembunuhan ini diketahui istrinya Nurzana Harefa alias Ina Arman, yang hendak mengambil sapu ke dapur. Saat ditemukan, suaminya sudah tergeletak di lantai dengan kepala terpisah.

Teriakan meminta tolong Nurzana membangunkan warga desa. Seratusan warga memadati rumah korban.

Petugas Polres Nias yang turun ke lokasi mengevakuasi jenazah korban ke RS Gunungsitoli. Sementara pelaku yang tak lain anak korban berinisial HH (29) berhasil diamankan polisi dari persembunyiannya.

Kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan yang dikonfirmasi mengatakan, peristiwa sadis ini terjadi, Jumat malam, ukul 20.00 WIB, di rumah korban di Dusun Satu, Desa Madula, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli.

Menurut sejumlah saksi, korban Arofona Harefa (65), tewas dibunuh anak kandungnya dengan cara menebas lehernya menggunakan kapak hingga putus.

“Terduga pelaku ini adalah anak kandung dari korban dan sudah berhasil kita amankan untuk diambil keterangan,” kata Kapolres Nias.

Motif pembunuhan ini, sambung Deni Kurniawan, belum belum diketahui. Ketika diperiksa, pelaku tidak menunjukkan wajah penyesalan dan keterangannya berubah-ubah.

Untuk mengungkap pelaku, kepolisian akan melakukan observasi kejiwaan di RS Jiwa di Medan.

Penulis: Ahmad Rizal
Editor: Redaksi

Baca Juga