oleh

Dua Remaja Pembunuh Sadis Ditangkap Ditangkap di Sumbar

Medanmerdeka.com – Pelarian dua remaja tersangka perampok sadis, RD (16) dan AM (17) kandas. Dalam waktu cepat, Tim Unit Resmob Sat Reskrim Polres Sergai dan Unit 2 Subdit III Jatanras Polda Sumut, Selasa pagi (8/5/2018) berhasil membekuk keduanya di Jalan Barilas Hilir, Jr Perdamaian, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar).

Untuk penyelidikan tersangka RD, warga Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergei dan AM, warga Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergei, digeladang ke Mapolres Sergai.

Dir Krimum Kombes Pol Andi Rian didampingi Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu dan Kasat Reskrim Polres serdang Bedagai AKP Alexander Piliang, di mako Poldasu mengatakan, pembunuhan yang menimpa Murni Sitorus (48), warga asal Kelurahan Sagulung, Kecamatan Batam Barat, terjadi Senin malam di lantai 3 Toko Dwitunggal Jaya Lestari, Jalan Negara, Desa Firdaus, Sergai.

Malam itu, RD yang juga yang bertugas sebagai petugas cleaning servis menyusun rencana merampok korban dengan mengajak rekannya AM. Setelah rencana disusun, keduanya beraksi merampok Murni. “Korban Murni tewas dengan cara ditikam menggunakan pisau dapur dan tewas di tempat,” kata Andi Rian, Selasa (8/5/2018) di Mapoldasu.

Satreskreskrim Polres Sergai yang menerima laporan terjadinya aksi perampokan langsung turun ke TKP, berikut mengambil keterangan sejumlah saksi-saksi. “Malam itu juga tim begerak mengambil keterangan saksi, dan semua mengarah kepada tersangka RD, yang bekerja sebagai cleaning servis,” tegasnya.

Bersama Unit 2 Subdit III Jahtanras Polda Sumut, kemudian tersangka RD diburu ke rumah tinggalnya dan didapatkan info tersangka kabur ke Sumatera Barat bersama rekannya, AM. “Keduanya kita tangkap setibanya di tempat pelarian Sumabera Barat,” tegasnya.

Dari hasil keterangan, RD mengaku sebagai otak pelaku, menyusun rencana merampok korban karena terdesak utang. Dan, pembunuhan suah terencana karena tempat tinggal tersangka dan korban sama. “Kalau korban merupakan kasir di perusahaan itu, sedangkan RD ini sebagai petugas cleaning service. Dari pemeriksaan awal aksi dilakukan tersangka lantaran memiliki hutang diluar. Usai menghabisi nyawa korban tersangka mengabil uang serta handpone milik korban,” katanya.(amri/mm)

News Feed