oleh

Dzulmi Eldin: Jadikan Al Qur’an Sebagai Tuntunan Hidup

Medanmerdeka.com – Wali Kota Medan H T Dzulmi Eldin  mengajak seluruh umat Muslim Kota Medan agar menjadikan Al Qur’an sebagai ilmu pengetahuan, dan tuntunan hidup guna membangun Kota Medan menjadi kota religius. Di samping itu juga meningkatkan pemahaman, penghayatan sekaligus pengamalan isi dan kandungan tersurat maupun tersirat dalam Al Qur’an diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini disampaikan Wali Kota saat membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-51 Tingkat Kota Medan di lahan Eks Taman Ria  Jalan Gatot Subroto Medan, Sabtu (3/3/2018) malam. Melalui MTQ ini, Wali Kota juga berharap dapat menjadi forum silaturahmi yang mengandung nilai-nilai positif dalam memperkuat rasa persaudaraan dan ikatan kebersamaan lintas etnis dan agama sebagai sesama warga kota.

“Perhelatan ini harus kita jadikan sebagai media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif. Secara nyata telah terbukti MTQ mampu menjadi daya dorong kuat dalam memacu percepatan pembangunan di daerah. Yang terpenting bagaimana penyelenggaraan MTQ ini bisa menggairahkan masyarakat untuk senantiasa mempelajari dan memahami Al Qur’an sebagai pedoman dan petunjuk hidup manusia,” kata Wali Kota.

Selanjutnya Wali Kota menyampaikan, Al Qur’an juga sebagai sumber inspirasi dan ilmu pengetahuan  yang tidak habis-habisnya untuk digali dan dikaji. Keluruhan nilai-nilai ajaran Al Qur’an sebagai pedoman dan memberikan pengaruh  positif kepada masyarakat Kota Medan dalam mencintai Al Qur’an.

“Untuk itu marilah kita sukseskan gerakan meng-Qur’an-kan masyarakat dan memasyarakatkan Al Qur’an,” ajak Wali Kota.

Pembukaan MTQ ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan H Akhyar Nasution, Ketua TP PKK Kota Medan Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin, Wakil Ketua TP PKK Hj Nurul Khairani Lubis, Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung, Wakil Ketua DPRD Medan H Iswanda Nanda Ramli, Dandim 0201/BS Kol Inf Bambang Herqutanto serta unsur Forkopimda Kota Medan, pimpinan OPD, camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta ibu-ibu pengajian.

Sebelumnya, Asisten Pemerintahan Setdakot Medan Musadad Nasution selaku Ketua Panitia MTQ dalam laporannya menjelaskan, tujuan dilaksanakannya MTQ ini untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dengan merealisasikan ajaran agama dalam masyarakat sesuai dengan tuntunan Al Qur’an.

MTQ tahun ini, jelas Musadad, diikuti 799 orang peserta yang merupakan utusan dari kecamatan se-Kota Medan, utusan Madrasah Aliyah Negeri/Swasta khusus cabang Fahmil Qur’an dan Syarhil Qur’an. “Para  peserta akan mengikuti perlombaan selama sepekan mulai 3 sampai 10 Maret mendatang,” jelas Musadad.

Kemudian Musadad lebih jauh memaparkan, dalam MTQ tahun ini dimusabaqahkan 7 cabang yaitu Cabang Mujwwad putra-putri diikuti sebanyak 235 peserta. Kemudian Cabang Hifzil Qur’an putra-putri sebanyak 134 peserta, Cabang Fahmil Qur’an diikuti sebanyak 25 regu (75 peserta), Cabang Syarhil Qur’an sebanyak 31 regu (93 peserta), Khattil Qur’an putra-putri 84 peserta, Tafsirul Qur’an putra-putri sebanyak 32 peserta, Musabaqah Makalah Ilmiah Al Qur’an putra-putri sebanyak 31 orang.

Sebelum mengakhiri laporannya, Musadad menjelaskan bahwa Kota Medan telah tiga kali berturut-turut menjadi juara umum MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Utara. “Alhamdulillah, tahun ini Kota Medan dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ Tingkat Nasional ke-27. Untuk itu mari kita sambut dan dukung penuh sehingga berjalan sukses dan lancar,” pungkasnya.

Pembukaan MTQ ke-51 Tingkat Kota Medan tahun 2018 ini ditandai dengan pemukulan bedug oleh Wali Kota bersama unsur Forkopimda. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piala bergilir dari Camat Medan Area Ali Sipahutar selaku juara umum tahun lalu kepada Wali kota.

Selanjutnya Wali Kota menyerahkan piala bergilir tersebut kepada Ketua Panitia MTQ untuk diperebutkan kembali. Pada malam pembukaan itu juga dilanjutkan dengan pelantikan dewan hakim yang dilakukan langsung Wali Kota.(am/mm)

 

 

News Feed