Mobil Pelaku Tabrak Pohon

Edward Sitorus Selamat dari Penculikan dan Percobaan Pembunuhan

Wakapolres Tanjung Balai, Kompol Jumanto, saat menanyai para tersangka. (foto: Subbag Humas Polres Tanjung Balai)

TANJUNG BALAI – Polres Tanjung Balai berhasil mengungkap kasus penyekapan (penculikan) dan percobaan pembunuhan. Tiga dari 5 pelakunya berhasil ditangkap. Korbannya, Evin Edward Sitorus (47), warga Jalan Nelayan, Kelurahan Selat Lancang, Kamis (2/7/2020).

Tiga tersangka adalah Khairuddin alias Udin (44), pecatan TNI, warga Gang Aman Pulau Simardan, Kelurahan Semulajadi, Kecamatan Datuk Bandar Timur. Dia ditangkap di depan Mapolres Asahan. Kemudian, M Ikbal Batubara (43), warga Jalan HM Nur, Gang Sukadamai, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, dan Abral Nasution (38), warga Jalan Burhanuddin, Kel Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung.

Dua tersangka terakhir ditangkap di depan kantor BNN Asahan. Sedangkan Sahrul (37), warga Aceh dan Waldis, warga Jalan Pandan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Keduanya masih dalam pengejaran petugas.

Wakapolres Tanjung Balai H Jumanto SH mengatakan, ketiga tersangka ditangkap Rabu (1/7/2020) berdasarkan Laporan Polisi nomor: LP/145/VI/2020/SU/Res T. Balai Tanggal 23 Juni 2020 atas nama pelapor Afniyanti Panjaitan (37), warga Jalan Nelayan, Gang Damai, Kelurahan Selat Lancang, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjung Balai.

Awalnya kelima pelaku cekcok mulut dengan korban, Evin di lokasi rumah Waldis, Jalan Pandan, pada Selasa (23/6/2020) sekitar pukul 17:00 WIB. Saat itu, M Ikbal membawa korban ke lokasi lalu dianiaya oleh kelima pelaku. Kemudian kelima pelaku menutup mata korban dengan lakban lalu dibawa menaiki mobil ke arah Pulau Raja Asahan.

Sesampainya di Jalan Asahan, tepatnya dekat rumah makan, mobil yang mereka tumpangi menabrak mobil Ambulan. Pada saat itulah korban berteriak minta tolong dan berhasil diselamatkan oleh personel Polsek Pulau Raja ke Mapolres Tanjungbalai.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat pada wajah, kepala dan badan. Peristiwa itu kemudian dilaporkan istri korban ke Polres Tanjungbalai. Dari ketiga pelaku turut diamankan barang bukti berupa 1 batako, 1 gulung lakban, 4 helai baju yang berdarah, 1 pisau dan 1 dompet milik korban.