Pelaku Kesal Kehormatan Adik Perempuanya Dilecehkan

Gara-Gara Payudara, Sumardin Tewas Digebuki Sekeluarga

MEDAN - Gara-gara meremas payu dara seorang perempuan, M Sumardin (26) warga Karya Kasa Dalam, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, merenggang nyawa dibantai tiga pemuda keluarga pihak perempuan.

M Sumardin menghembuskan nafas terakhir setelah menjalani beberapa jam perawatan di RSU Imelda, Jalan Bilal Medan. Pihak keluarga yang tidak terima atas kematian pemuda ini membuat laporan ke Mapolsek Medan Barat.

Informasi yang dihimpun, motif penganiayaan yang menghilangkan nyawa M Sumardin berawal dari kelakuannya sendiri. Ketika itu, M Sumardin dituduh telah meremas payu dara EDS, yang tak lain adik dari tiga pelaku, ZH (35) warga Jalan Letda Sujono, Kab Deliserdang, DR (25), warga Jalan Karya Sukadame, Kecamatan Medan Barat dan sepupuhnya BS alias U (22( warga Jalan Pasar II, Desa Tembung, Kab Deliserdang.

Mendengar kehormatan adiknya EDS dilecehakan oleh M Sumardin, ketiga pelaku langsung mencari M Sumardin, yang kebetulan ditemukan di Jalan Sekata, Lr VI, Kecamatan Medan Barat, Selasa (2/4/2019) pukul 18.30 WIB.

Tanpa ampun, ketiga pelaku mengeroyok M Sumardin hingga babak belur tak sadarkan diri. Setelah melampiaskan amarahnya, pelaku lalu kabur.Oleh warga dan pihak keluarga, korban dievakuasi ke RSU Imelda, yang akhirnya meninggal dunia.

Kapolsek Medan Barat Kompol Coky S Meliala yang menerima laporan langsung turun mengambil keterangan sejumlah saksi dan visum.

Dari keterangan ini, kepolisian berhasil menangkan dua pelaku DR dan BS, di dua tempat terpisah. Sedangkan tersangka ZH hingga kini masih dalam pengejaran.

"Dari keterangan DR dan BS, persoalan ini dipicu ketersinggungan dan sakit hati. Korban M Sumardin dituduh telah melecehkan adik perempuan mereka EDS, dengan meremas payu daranya. Makanya ketika mendapat laporan adiknya, para pelaku mencari dan menganiaya korban hingga terluka parah," jelasnya.

Hingga kini kepolisian, sambung Kapolsek, masih mencari pelaku ZH. Dan atas perbuatannya, para pelaku dipersangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 170 juncto Pasal 351 ayat (3) KUHPidana tentang penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(mm)

Penulis: Amri
Editor: Redaksi

Baca Juga