Kasus Money Politik Wabup Paluta

Hariro Ingin Istrinya Terpilih sebagai Anggota DPRD

DIAMANKAN : Wakil Bupati Paluta Hariro Harahap saat diamankan bersama barang bukti money politik di kediamannya.(foto:ist/mm)
DIAMANKAN : Wakil Bupati Paluta Hariro Harahap saat diamankan bersama barang bukti money politik di kediamannya.(foto:ist/mm)

PALUTA - Kapolres Tapsel AKBP Irwa Zaini Adib mengatakan, motif money politik yang melibatkan Wakil Bupati Padanglawas Utara (Paluta) Hariro Harahap dikarenakan ingin memenangkan istrinya, Masdoripa Siregar yang maju sebagai caleg nomor urut 1 Dapil 3 Partai Gerindra DPRD Paluta.

"Hasil sementara, dia (Hariro) ingin istrinya terpilih sebagai anggota DPRD," kata Kapolres, Senin malam (15//2019).

Dalam operasi Satreskrim, pihaknya sudah mengamankan 14 orang dalam kasus OTT money politik. "Kita mengamankan ratusan lembar amplop berisi uang dengan total Rp500 juta. Sekarang masih dalam pendalaman kasusnya," jelas Kapolres.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati Paluta, Hariro Harahap terjaring operasi tangkap tangan (OTT), di  Jalan SM Raja, Lingkungan I, Partimbakoan, Kelurahan Pasar Gunung Tua Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Senin (15/04/2019).

OTT yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP A. Alexander Piliang dan  Kasat Intelkam AKP Eldi Koswara, berawal saat mereka mengamankan 4 orang laki-laki dengan mengendarai mobil Toyota Kijang  dengan nomor polisi BK 1462 YG. Keempatnya diketahaui bernama Sabaruddin Harahap, Mual Harahap, Fakim Imam Muda Harahap, dan Rizal.

Dari tangan mereka diamankan 87 amplop  berisikan uang sebesar Rp 200 ribu dan kartu nama atas nama Masdoripa yang tak lain istri Hariro caleg partai politik.

Setelah dilakukan interogasi, amplop mereka peroleh dari Fajar Harahap, disalah satu rumah di Jalan SM Raja, Lingkungan I, Partimbakoan, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak.

Selanjutnya pada pukul 02.50 WIB, pihak kepolisian menuju ke alamat dimaksud untuk melakukan pengembangan atas penangkapan dugaan money politik.

Di rumah tersebut, polisi mengamankan 10 orang laki-laki, masing-masing Fajar Harahap, Ali Isman Siregar, Sutan Kumala Siregar, Khairul Afandi Siregar, Harianto Harahap, Muhammad Rifai Harahap, Hasanuddin Simbolon, Irfan Harahap, Mara Laut Siregar dan Hariro Harahap.

Dari dalam rumah tersebut juga diamankan amplop sebanyak 118 lembar dengan isi dalam amplop uang bervariasi dari  Rp.150.000- Rp.200.000 hingga Rp.300.000 dan  1 kartu nama salah seorang caleg DPRD Kabupaten Paluta. "Kami sedang melakukan penyelidikan," kata Kasat ketika ditemui di Mapolres Tapsel.(mm)

Penulis: Thoriq
Editor: Redaksi

Baca Juga