Hasil Pleno KPU Sumut, Edy-Ijeck Unggul

Medanmerdeka.com – Rapat pleno hasil rekapitulasi penghitungan surat suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut telah menunjukkan paslon nomor urut 1, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) mengungguli paslon nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat-Sihar PH Sitorus (Djoss).

Rapat pleno terbuka ini dilakukan Minggu (8/7/2018) pukul 10.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Namun, selama dilakukan rapat pleno terbuka, paslon Djoss yang diwakilkan tim pemenangannya merasa keberatan dan memprotes atas putusan KPU Sumut yang berlangsung di Hotel Le Polonia, Medan, Minggu (8/7/2018).

Ketua KPU Sumut, Mulia Banurea didampingi anggota komisioner Benget Silitonga, Iskandar Zulkarnain, Nazir Salim Manik dan Yulhasni menetapkan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut nomor urut 1, Edy Rahmayadi – Musa Rajekshah dengan perolehan suara sebanyak 3.291.137 suara dan paslon nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat-Sihar PH Sitorus memperoleh suara sebanyak 2.424.960 suara dengan jumlah seluruh suara sah 5.716.097.

Sedangkan jumlah suara tidak sah yakni 90.770 sehingga total seluruh suara sah dan suara tidak sah yaitu 5.806.867 suara.

Sebelumnya masing-masing KPUD dari 33 kabupaten/kota menyampaikan rekapitulasi hasil pemilihannya. Selesai proses penyampaian, saksi dari paslon nomor urut 2 langsung menyampaikan keberatan.

Perwakilan saksi dari paslon Djoss, Dame Tobing, menyampaikan keberatan soal perbedaan data jumlah surat suara yang dicetak KPU Provinsi dengan yang diterima oleh KPU Kabupaten/Kota. “Yang sesuai itu cuma Tapanuli Selatan, yang lainnya ada yang kurang dan ada yang lebih,” ujar Dame saat menyaksikan perhitungan suara.

Dikatakan Dame, perbedaan mencolok di beberapa kota yang punya Daftar Pemilih Tetap (DPT) cukup besar. Di Kota Medan, ada kelebihan 711 surat suara, Langkat 476 surat suara, dan Asahan sebanyak 244 surat suara.

Selain surat suara, tim Djoss juga memprotes soal DPT yang tidak sesuai dengan yang ditetapkan KPU Provinsi. Temuan itu, katanya, ada di Kabupaten Pakpak Bharat dan Kabupaten Nias Utara.(may/mm)

Comment