Kesal Dipalak, Abang Beradik Bandar Narkoba Habisi Teman Karibnya

 Jenazah Pria Bertato Diduga Korban Pembunuhan Ditemukan Membusuk di Dalam Sumur Tua

Medanmerdeka.com – Kasus penemuan mayat Apri Winata Tarigan (27) dibuang di dalam sumur tua akhirnya terungkap. Otak pelaku pembunuhan tak lain dua bang beradik, bandar narkoba Desa Sigara-gara, Patumbak, Kabupaten Deliserdang.

Tersangka WD alias Uwenk (29) bertekuk lutut setelah dua butir timah panas Satreskrim Polsek Patumbak, bersarang di kedua kakinya. Sedangkan adiknya berinsial HK, hingga kini masih dalam buruan pihak berwajib.

Seperti diberitakan sebelumnya, jenazah Apri ditemukan warga karena mencium bau busuk, Selasa (27/12/2018). Selanjutnya warga mencari asal bau, karena sudah sangat mengganggu. Ternyata, asal bau berada di dalam sumur tua, setelah diperiksa ternyata ada mayat pria terbungkus kain sprei.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi didampingi Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak mengatakan, motif dalam kasus pembunuhan ini dikarenakan kesal.

Dari hasil pemeriksaan, korban dan Apri dan Awenk merupakan sahabat dekat. Namun pertemanan ini akhirnya berakhir tragis, karena Awenk kesal narkobanya selalu dipalaki/ dimintai oleh korban secara paksa.

“Pelaku merupakan bandar narkoba. Jadi karena sering dimintai korban, akhirnya kesal dan marah sehingga dilakukan pembunuhan,” kata Kapolsek. Awenk ditangkap ketika mangkal di salah satu warnet di Jalan Garu I.

Pembunuhan terjadi 1 November 2018, di kamar pelaku. Saat itu, korban Apri datang minta sabu-sabu. Karena kesal sering dipalak, pelaku dan adiknya menghantamkan kapak berkali-kali ke kepala korban hingga tersungkur di lantai.

Untuk memastikan korban tewas, kedua pelaku menjerat leher korban dengan kawat, selanjutnya membuang tubuhnya ke dalam sumur tua.”Setelah tiga minggu, mayat korban mengeluarkan bau busuk sehingga akhirnya diketahui warga,’ jelasnya.(ir/mm)

Comment