Kisah Amelia Korban Selamat Bencana Banjir Bandang Madina

BANJIR bandang yang menerjang Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyisahkan kisah sendiri bagi Amalia Lubis. Bocah 12 tahun ini tetap bertahan hidup di bawah reruntuhan bangunan sekolah.

Sebelum musibah banjir bandang menerjang desanya, wilayah Kabupaten Madina diguyur hujan seharian. Puncaknya, Jumat (12/10/2018) intensitas hujan semakin tinggi. Sore itu, sekira pukul 16.00 WIB, Amelia siswa kelas VI SD bersama rekan-rekannya sedang mengikuti proses kegiatan belajar di gedung madrasah.

Amelia dan rekan-rekannya sudah beberpaa bulan terakhir belajar di gedung Madrasah, dikarenakan gedung SD yang mereka gunakan masih dalam renovasi.

“Hujannya deras kali, guru kami sempat keluar melihat cuaca. Tak berapa lama guru masuk minta kami cepat bergegas keluar ruangan,” kata Amelia, Selasa (16/10/2018) kepada medanmerdeka.com.

Seluruh siswa dalam ruangan panik. Sebagian memilih bersembunyi di dalam kelas. “Sebagian ketakutan masuk sembunyi dalam ruangan. Kalau saya keluar lari sekuat tenaga. Air sudah tinggi di belakang saya,” katanya dengan suara lirih.

Namun kencangnya air tak mampu terhindarkan. Putri pasangan Nurdin Lubis dan Rosni ini akhirnya diterjang air hingga terseret hingga puluhan meter. “Saya menjerit minta tolong, dan akhirnya di tolong warga sudah tertimbun material yang terbawa air,” kata Amelia.

Tak terasa, air mata putri kedua dari dua bersaudara pasangan Nurdin Lubis dan Rosni menangis. Liangan air matanya tumpah membasahi kedua pipihnya. “Aku melambai-lambaikan tangan, menjerit minta tolong,” ujar Amelia, menangis.

Ketika banjir bandar menerjang, Nurdin bersama istrinya hanya memanjatkan doa agar putrinya diselamatkan. “Kami pasrah, hanya menyerahkan diri kepada yang Kuasa,” katanya mengenang. Namun Tuhan berkehendak lain, Amelia ditemukan warga dengan selamat sembari melambaikan tangan meminta pertolongan. “Putriku selamat dan yang pertama ditemukan warga,” katanya, mencium Amelia.(thoriq/mm)

Comment