KPK Geledah Rumah Pangonal di Medan

Medanmerdeka.com – Kasus OTT Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap masih dikembangkan tim penyidik KPK. Sabtu siang (21/7/2018), tim KPK melakukan penggeledahan di kediaman pribadi tersangka suap Pangonal di Jalan Pelajar Timur, Kecamatan Medan Kota, Sumatera Utara.

“Iya benar ini rumah panggonal dan baru saja orang KPK satu mobil datang sekira pukul 13.00 WIB,” sebut warga. Rumah megah tersebut menurut warga sudah ditinggalkan penghuninya sejak Pangonal Harahap ditahan KPK dan Pangonal sendiri barui 2,5 tahun menempati rumah berpagar besi ini. “Kurang lebih petugas KPK masuk sebanyak 7 orang,”kata warga.

Sejumlah warga lain yang berada di lokasi mengtakan, penyidik KPK terpaksa merusak gembok pagar besi rumah dengan di saksikan kepala lingkungan dan warga. "Penyidik KPK terpaksa membongkar dengan merusak gembok pagar," sebut warga.

Rumah tersebut, sudah kosong sejak Pangonal Harahap terjaring operasi tangkap tangan beberapa hari lalu oleh KPK di Jakarta.

"Saat KPK melakukan pencarian tersangka UMR, didapatkan informasi bahwa tersangka PHH (Pangonal Harahap mempunyai rumah di Medan. Tim segera menindaklanjutinya," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Sabtu (21/7/2018).

Selain mengejar tersangka Umar, penyidik KPK sejak Jumat (20/7) juga melakukan penggeledahan di 8 lokasi di Labuhanbatu mulai dari kantor bupati, rumah dinas dan rumah pribadi Pangonal, kantor PT Binivan Konstruksi Abadi dan rumah para tersangka termasuk kediaman Umar Ritonga. "Dari lokasi penggeledahan disita dokumen terkait proyek, anggaran dan pencairan proyek, CCTV, peralatan komunikasi," sebut Febri.(amri/sartana/mm)

Penulis:

Baca Juga