Lagi, Bandar Narkoba Tewas Ditembak

TEGAS : Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Agus Andrianto memberikan keterangan Pers terkait penangkapan bandar narkoba, berikut menyita 1 Kg SS.
TEGAS : Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Agus Andrianto memberikan keterangan Pers terkait penangkapan bandar narkoba, berikut menyita 1 Kg SS.

MEDAN – Tiga kawanan bandar narkoba disergap petugas Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara, di kawasan Besitang, Kabupaten Langkat. Selain mengamankan 1 Kg sabu-sabu, seroang tersangka Musli Adi, asal Aceh tewas diterjang timah panas karena mencoba kabur.

Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Agus Andrianto mengatakan, pengungkapan kasus ini terjadi Kamis (17/08/2017) lalu. Dimana, petugas dari Unit 4 Subdit ll Ditresnarkoba Polda Sumut mendapat informasi adanya pengiriman narkoba jenis sabu-sabu dari Aceh menuju Kota Medan.

Sebagaimana informasi yang didapat, ketiga tersangka menggunakan mobil warna hitam jenis Land Cruiser Prado BK 1381 IM. Saat mobil yang menjadi target tersebut melintas di daerah Besitang, Kabupaten Langkat, pukul 22.30 WIB petugas langsung membuntutinya dan melakukan penghadangan.

"Saat disergap, di dalam mobil petugas berhasil mengamankan tiga orang pria yaitu, Yossi Andrian Saputra alias Andre, Baktiar, dan Musli Adi yang merupakan warga Aceh beserta barang bukti 1000 gram sabu-sabu," papar Agus Andrianto, Sabtu di RS Bhayangkara Medan.

Agus menjelaskan, bahwa setelah mengintrogasi ketiga tersangka, petugas melakukan pengembangan untuk mengetahui siapa yang memesan sabu-sabu. Dari informasi pelaku, Sabu-sabu dipesanan seseorang bernama Hasballah, warga Desa Sentis, Percut Sei Tuan, Deliserdang.

"Perjalanan menuju rumah Hasballah, tersangka bernama Musli Adi mencoba melawan dan merampas senjata petugas. Petugas kemudian memberi peringatan dengan tindakan tegas dan terukur terhadap Adi sehingga tersangka tersebut meninggal dunia," tegas Agus.

Agus menuturkan bahwa selanjutnya kedua pelaku dan barang bukti dibawa ke Makopolda Sumut untuk proses penyidikan lebih lanjut. Sementara, tersangka Musli Adi dibawan ke RS Bhayangkara Medan. "Selain 1000 gram sabu, petugas juga mengamankan 6 unit Handphone, dan satu unit mobil Land Cruiser Prado milik tersangka," tuturnya. (yu)