Lagi, Banjir Bandang Terjang Bahorok Langkat

MEDAN – Tingginya intensitas curah hujan mengakibatkan banjir bandang di Sungai Landak area wisata Landak River dan Salang Pangeran, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu malam, mengakibatkan berbagai kerusakan.

Kapolsek Bahorok IPTU Pamilu H Hutagaol, mengatakn bencana ala mini terjadi sekira pukul 24.00 WIB, mengakibatkan kerusakan jembatan Salang Pangeran dan akses terputus dan pemondokan, rumah penduduk, pertanian dan peternakan mati, sebagaimana dilansir dari laman antara.com.

Sejumlah objek wisata di bantaran sungai landak, seperti Landak River dan Namo Samsah di Dusun Batumandi Desa Samperaya, Salang Pangeran Dusun VIII Pulo Pisang Desa Timbang Lawan dan perladangan/kebun kebun warga rusak parah.

Sedangkan untuk daerah Salang Pangeran Dusun VIII Pulo Pisang, Desa Timbang Lawan, Kecamatan Bahorok kerugian warga berupa rumah, warung kopi dan tempat belajar anak berbahasa Inggris yang rusak total dan habis tersapu banjir milik Okor/rumah papan habis tersapu banjir.

Juga Junggle School milik Syamsul Khairi rusak total, Ujar Nasution /rumah /rusak total, warung kopi Salman hanyut tersapu banjir, warung kopi Malik Nasution habis tersapu banjir, warung kopi Salman habis tersapu banjir dan penginapan Darmian Nasution rusak ringan, katanya.

Untuk hewan ternak berupa dua ekor lembu milik Mhd Effendi, satu ekor lembu milik Junaidi, 14 ekor kambing milik Risman Tarigan, mati saat banjir meluap setinggi hampir dua meter dari tanah pinggiran Sungai Landak.Termasuk juga jembatan gantung yang ada di kawasan itu guna warga bisa melintas juga putus.

Camat Bahorok Dameka Putra Singarimbun menjelaskan pihaknya bersama warga setempat sedang berupaya untuk membersihkan material lumpur, kayu, yang dibawa banjir bandang.

Ditempat terpisah anggota DPRD Sumut meminta pihak terkait untuk meninjau ulang destinasi wisata alam Landak River (sungai Landak) di Kecamatan Bahorok.

“Kita mengusulkan agar fungsinya ditinjau ulang, apalagi kawasan ini bagian dari Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL),” kata Hendro Susanto.

Politisi PKS ini mengaku prihatin atas terjadinya banjir bandang yang kembali terulang di kawasan Bahorok. Banyak penyebab terjadinya banjir bandang, salah satunya tingginya intensitas curah hujan. “Selain factor lain, curah hujan juga menjadi pemicu,” terangnya.

Pihaknya mendesak Pemprov Sumut dan Pemkab Langkat melalui BPBD agar segera melakukan reaksi dan bantuan terhadap masyarakat terdampak bencana.