Ledakan di Jalan Kruing, 2 Tewas dan 6 Terluka

MEDAN - Ledakan hebat merusak sejumlah rumah toko (ruko) di Jalan Kruing, Medan, Kamis (11/4/2019) sekira pukul 18.30 WIB.Musibah ini mengakibatkan 2 orang meninggal dan 6 lainnya luka serius.

"Ada dua anak yang meninggal dunia, kakak beradik berusia sekitar 10 dan 2 tahun. Selain itu ada 6 orang yang sudah dilarikan ke RS Royal Prima," sebut warga di lokasi kejadian.

Sejumlah saksi mengatakan, ledakan terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Suara itu kemudian disertai api. Sejumlah ruko yang ada di sana pun rusak dan terbakar.

Ruko yang rusak umumnya merupakan lokasi usaha kuliner oleh-oleh. Posisinya tak jauh dari gerai Bolu Gulung Meranti. Ruko yang rusak di antaranya tempat usaha Bolu Amanda, Sate Kerang Rahmat, dan dua ruko di sebelahnya. Dua ruko yang ada di seberangnya juga rusak berat, yakni Rumah Oleh-Oleh Medan, dan ruko di sebelahnya.

Seorang saksi mata, Nur Bulan, pegawai Sate Kerang Rahmat, mengatakan, ledakan tiba-tiba saja terjadi. Dia tidak tahu pemicunya.

"Sebelumnya ada suara ledakan, enggak tahu, cuma meledak gitu saja tiba-tiba, enggak tahu lantai berapa. Saya lagi di luar memasukkan air minum," kata Nur.

Nur Bulan khawatir masih ada temannya yang terjebak di lokasi itu. "Teman saya lagi tidur. Posisinya lagi di atas. Dia masih di dalam di Sate Kerang Rahmat," ucapnya sambil terisak.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto terjun langsung ke lokasi kejadian. Dia mengatakan ada 8 korban dalam peristiwa itu.

"Ada dua orang yang meninggal dunia. Korban luka yang delapan orang dewasa dan sudah dibawa ke Rumah Sakit Royal Prima dan Advent," kata Dadang.

Di antara 6 orang yang terluka terdapat pasangan suami istri pengusaha sate kerang. Keduanya dilaporkan mengalami luka bakar parah.

Penyebab ledakan ini belum diketahui dengan pasti. Dugaan sementara kejadian itu dipicu kebocoran gas, terlebih petugas mendeteksi adanya jejak gas di sana. "Penyebab pastinya menunggu hasil Labfor," tutup Dadang.

Lokasi kejadian masih dipasangi police line. Petugas Basarnas pun dikerahkan menyisir lokasi, untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban lain. Diduga, pemicu ledakan disebabkan adanya kerusakan pada pipa gas tanam di kediaman sate rahmad.

Menurut Irma (19), warga asal Batubara yang juga bekerja di sate Rahmad, mengatakan ketika mendengar suara ledakan dia langsung keluar sembari melihat Rahmad bersama istrinya turun dari lantai satu dalam kondisi tubuh terbakar. Masih kata Irma, pagi harinya memang gas tanam di rumah tersebut sudah bermasalah.

Identitas Para Korban Ledakan:

  1. Rahmad Efendi (43) emilik Sate Kerang Rahmad.
  2. Nurmala Dewi (37) Istri Rahmad
  3. Tria (24) Luka di kepala.
  4. Jafier (10)  meninggal dunia
  5. Eren (2) meninggal dunia
  6. Forinawati (rawat jalan)
  7. Frasiska Natalia (rawat jalan)
  8. Natalia (rawat jalan).(mm)
Penulis: Davis
Editor: Redaksi

Baca Juga