Pelajar di Simalungun Duel dengan Begal, 2 Pelaku Diamankan

Kapolsek Bangun AKP LS Gultom didampingi Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Rahcmat Ariwibowo, memaparkan penangkapan dua diduga pelaku begal. (foto/istimewa)

SIMALUNGUN - Dua pelajar di Simalungun, Sumatera Utara,nekad duel dengan dua dari empat kawanan begal yang mengaku debt collector salah satu perusahaan pembiayaan , saat akan merampok sepeda motornya.

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo melalui Kapolsek Bangun , AKP LS Gultom didampingi Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Rachmat Ariwibowo mengatakan, aksi nekad  kedua pelajar yang masih di bawah umur itu membuat dua dari empat kawanan perampok yang mengendari dua sepeda motor berhasil ditangkap.

Kedua pelajar itu nekad melawan dengan menarik tangan salah seorang diduga pelaku saat akan melarikan sepeda motor milik korban ketika melintas di jalan Asahan, kecamatan Siantar, Sabtu (12/6/2021) kemarin.

"Kedua korban yang masih pelajar salah satu SMA, baru pulang sekolah dan diduga sudah diikuti kemudian empat pria yang mengaku pegawai salah satu perusahaan pembiayaan memepetndan meminta kedua menepi, namun keduanya melawan, tidak mau menepi hingga salah seorang diduga pelaku menendang sepeda motor korban hingga keduanya terjatuh," terang Gultom.

Saat kedua pelaku AS (38) dan EFP (27) warga Kota Pematangsiantar, akan melarikan sepeda motor milik korban, kedua pelajar SMA itu melawan dengan menarik tangan salah seorang diduga pelaku hingga terjatuh.

Polisi yang sedang melakukan razia dalam rangka pemberantasan pelaku pungli dan premanisme menerima informasi kejadian tersebut langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan kedua diduga pelaku.

Dua diduga pelaku lainnya, melihat temannya ditangkap polisi, kabur dan masih dalam pengejaran. "Keduanya sudah ditahan dan barang bukti kejahatan seperti sepedamotor pelaku dan korban, serta sejumlah barang bukti lainnya sudah diamankan," kata Gultom.