Terkait Tewasnya Warga Desa

Pemuda Madina Demo Desak DPRD Bentuk Pansus Tragedi PT SMGP

Puluhan massa Perhimpunan Pemuda Madina bersatu kembali demo di gedung DPRD setempat, Rabu (17/2/2021). (foto: MEDANmerdeka/Fadli)

MADINA – Puluhan massa dari aliansi Perhimpunan Pemuda Madina bersatu kembali demo di gedung DPRD setempat, Rabu (17/2/2021).

Massa dibawah kawalan kepolisian mendesak dewan untuk membentuk pansus “Gas Maut” PT Sorik Merapi Geotermal Power (SMGP) yang menewaskan 5 warga dewasa beberapa waktu lalu. “Kita berharap agar pansus hari ini segera dibentuk,” tegas coordinator aksi, Faisal Ardiansyah.

Dalam orasinya massa mengecam PT SMGP yang kesekian kalinya atas nama investasi dan disebabkan atas kelalaian mereka telah menyebabkan korban jiwa serta puluhan orang dirawat.

“Kita desak DPRD Madina untuk membentuk pansus SMGP Gate guna membuktikan keseriusan serta posisi keberpihakan DPRD dalam hal gagalnya Weltest sumur SMGP yang meneyebabkan beberapa orang meninggal dunia," pungkas Faisal.

Mereka juga meminta DPRD serta Pemkab Madina merekomendasikan penutupan SMGP sebab telah kesekian kalinya atas nama investasi telah memakan korban jiwa.

"Kami meminta DPRD untuk memanggil Kapolres Madina untuk dimintai keterangan terkait lambatnya penetapan tersangka atas peristiwa gagalnya Weltest sumur PT SMGP,” desaknya.

Selain itu Aliansi Perhimpunan Pemuda ini juga menyatakan akan terus mengawal tuntutan ini hingga diterima, dan akan terus melakukan aksi dengan massa yang lebih besar jika tuntutan ini tidak diindahkan.

Ketua DPRD Madina yang didampingi Wakil Ketua Harminsyah menyebutkan sampai hari ini belum ada inisiasi akan pansus. "Kita akan buat pansus yang tujuannya mencari tahu, ivestigasi yang benar dan salah itu apa, tapi sampai hari ini belum ada inisiasi pansus," katanya.

Lanjut Erwin kalau ada pengusulan inisiasi pansus itu akan diproses untuk dilaksanakan. "Jika ada pengusulan pansus tidak ada hak kami untuk menolak, kalau hari ini masuk itu akan kami panggil inisiasi untuk dibawa ke Banmus, dari banmus keluar rekomendasi dan itu akan kami paripurnakan untuk dilaksanakan," katanya.

Erwin juga meminta untuk tidak ada peletisaran yang menyebutkan bahwa DPRD Madina perwakilan dari perusahaan. "Kami tidak pernah melacurkan diri kami untuk menjadi perwakilan perusahaan, saya jamin itu," tegasnya.