oleh

Pemuda Sidimpuan Jadi Kurir Narkoba Demi Orang Tua

Medanmerdeka.com – Perasaan takut ditangkap Polisi setiap mengantarkan orderan narkoba selalu meghantui MFR (15). Namun semua itu harus dijalaninya karena atas perintah orang tuanya. Kekhawatiran pemuda inipun terjadi. Kini dia terpaksa berlebaran (Hari Raya Idul Fitri) di jeruji besi Mapolres Kota Padangsidimpuan.

Bukan Cuma MFR yang digelandang. Ibu tirinya RR (42) warga Kelurahan WEK IV, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, juga terseret untuk mempertanggungjawabkan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu dalam kemasan pelastik yang disita dari putranya.

“Perasaan khawatir memang ada, apalagi waktu mengantarkan barang itu ke tempatnya. Tapi mau gimana lagi, kalau tidak diantar saya pasti di marahi bapak,” kata MFR, yang hanya lulusan sekolah dasar ini kepada wartawan, kemarin di Mapolres Sidimpuan.

Cerita MFR, profesi kurir narkoba ini sudah setahun di jalaninya atas perintah bapaknya DB yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Kota Padangsidimpuan. Barang haram itu sampai di tangan MFR, setelah dikirim bapaknya kepada ibu tirinya RR.

“Barang itu diserahkan bapak melalui ibu, yang kemudian dibungkus lalu dikasih ke saya. Selanjutnya pesanan itu saya antarkan ke tujuan pembeli. Saya tidak tau siapa yang beli, hanya mengantarkan saja ke tujuan,” jelasnya.

Nasib burukpun menimpa MFR, akhir pekan lalu. Dalam perjalanan mengtarkan narkoba tersebut pemuda ini dicokok polisi. “Sebelum ditangkap, memang saya sudah terasa gak enak. Tapi karena terus dipaksa bapak, barang itu saya antarkan dan akhirnya ditangkap,” kata MFR, dengan mata berkaca-kaca menahan tangis.

Walaupun sudah melakoni kurir selama setahun, MFR sendiri bahkan tidak pernah mengkonsumsi narkoba. “Saya tidak pernah menggunakannya, bahkan caranya seperti apa saya sendiri tidak tau,” akunya.

Disamping karena takut dan berbakti kepada orang tuanya, MFR mengaku pasrah menghadapi proses hukum yang menjeratnya. “Saya iklas menjalani hukuman ini.Semua saya lakukan juga demi membantu ekonomi keluarga juga,” ujarnya.

Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya mengatakan, MFR ditangkap berdasarkan informasi masyarakat di Jalan Sutan Maujalo, Kelurahan Sidangkal, ketika mengendarai sepeda motor.

Dari tangan MFR, polisi menyita satu paket SS golongan 1, yang kemudian dikembangkan dengan menangkap ibu tirinya RR di rumahnya. “Dari hasil pemeriksaan kedua tersangka, polisi kini memburu DB,” tegasnya.(thoriq/mm)

Komentar

News Feed