Penangkapan Berantai, 8 Komplotan Curanmor Digulung Tekab Polres Sidimpuan

Wakapolres Padangsidimpuan Kompol Syahrial M didampingi Kasat Reskrim AKP Bambang Priyatno, memaparkan pengungkapan kasus kejahatan. (Foto: MEDANmerdeka/Amir)

SIDIMPUAN – Sebanyak delapan tersangka spesialis pembobol rumah dan sepeda motor digulung Tekab Satreskrim Polres Kota Padangisidimpuan.

Adapun ke delapan pelaku masing-masing, SA (33), KB (33), ES (27) warga Padangsidimpuan, ED (47),SH (31), FH (42)  warga Padanglawas Utara (Paluta), HP (47) dan P, warga Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini  diwakili Wakapolres Kompol Syahrial M, mengatakan pengungkatan kasus kejahatan ini berawal dari laporan korban, Sartiana Nasution (30), warga Kelurahan Batunadua Jae Lk II, Kota Padangsidimpuan, pada Jumat (20/11/2020) lalu.

Dalam laporannya, korban mengalami pencurian di rumahnya dengan kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat BB 3708 FV, ATM, STNK, 2 unit handphone plus uang tunai Rp2 juta.

Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi, kecurigaan petugas mengarah kepada tersangka SA (33) yang tak lain tetangga korban sendiri.

“Tersangka kita tangkap di Jalan Imam Bonjol, Kota Padangsidimpuan, kemudian diambil keterangan untuk pengembangan,” kata Kompol Syahrial, Kamis (26/11/2020).

Dari pengakuan tersangka SA, diperoleh kabar sepeda motor curian sudah dijual ke rekannya di Paluta. “Dari keterangan pelaku utama, kepolisian berhasil menangkap 7 tersangka lain secara berantai yang merupakan satu jaringan pelaku kejahatan pencurian sepeda motor,” tegas Wakapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Bambang Priyatno.

Hingga kini para pelaku masih diambil keterangan dan dijerat pasal 363 KUHP Junto pasal 55, 56 subsider pasal 480 dengan Acaman hukuman 7 tahun penjara.