Pesta SS, Oknum Guru SD dan 2 Mantan Murid Masuk Sel

Medanmerdeka.com - Oknum guru Sekolah Dasar (SD) berinisial LK atau biasa disapa Pak Guru,53, meringkuk di terali besi Mapolsek Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang.

Pak Guru ditangkap saat mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu bersama dua mantan siswanya berinisial EP, 30, dan DN,30, Jumat lalu (12/1/2018) di perladatangan Kelurahan Tanjung Morawa Pekan, Kecamatan Tanjung Morawa.

Informasi diperoleh pada Sabtu (13/1/2018), penangkapan Lukman dan dua temannya berawal dari informasi yang diterima Sat Narkoba Polres Deliserdang dari masyarakat sekitar jika di lokasi kebun sayur milik warga kerap dijadikan lokasi pesta narkoba.

Dipimpin Kanit II Ipda Joni Damanik, sejumlah personil dari satuan pemberantasan narkoba itu bergerak ke lokasi. Tiba disana, petugas langsung melakukan penggerebekan dan mengamankan LK, EP yang bekerja pengantar catering, DN mantan napi yang pernah dihukum setahun penjara pada 2013 kasus penganiayaan dan kini menjadi mandor supir Nitra 01 serta barang bukti sepaket sabu seberat 0,19 gram.

Untuk penyelidikan, ketiga pria dan barang bukti diamankan ke Sat Narkoba Polres Deliserdang. Kepada wartawan, LK mengaku jika dirinya sudah setahun mengkonsumsi sabu. Guru yang mengajar di SDN di Desa Dagang Krawan, Kecamatan Tanjung Morawa itu mengkonsumsi sabu setelah pulang mengajar dari sekolah. "Sabu yang kami konsumsi dari ED," aku LK, PNS golongan III/d ini.

Sedangkan EP menyebutkan sabu yang dikonsumsi diperoleh dari seorang pria yang sering dipanggil dengan sebutan Kulon yang dijumpainya di Jalan Dagang Krawan sekira 1,5 jam sebelum diamankan.

Kapolres Deliserdang AKBP Eddy Suryantha Tarigan melalui Kasat Narkoba AKP Erwin Tito menegaskan jika pihaknya masih melakukan pengembangan. "Ketiga tersangka dijerat pasal 114, 112, 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman minimal 4 tahun penjara," tegasnya.(ay/mm)