Polisi Tembak Mati Bandit Penyelingkuh dan Pembunuh

Kapolrestabes Medan, Kombes Jhonny Eddizon Isir dalam paparan pengungkapan kasus pembunuhan sadis yang tewas ditembak.(Foto:MEDANmerdeka/Ist)

MEDAN –  Satreskrim Polrestabes Medan menembak mati buronan kasus pembunuhan sadis berinsial GW alias Gandrung, warga Pancur Batu, Deliserdang.

Pelaku diburon dalam kasus pembunuhan korban, Muhammad Yunus yang berprofesi sebagai guru pada September tahun 2018 lalu.

Korban bersama istrinya dan selingkuhan istrinya merental mobil dengan tujuan ke Aceh. Setibanya di Jalan Jamin Ginting, Desa Sibolangit, mobil yang dikemudikan pelaku mogok.Saat itulah pelaku dan istrinya mencekik korban Muhammad Yunus hingga tewas, lalu jenazahnya dibuang.

Korban merupakan sahabat dekat, yang juga suami selingkuhannya berinsial CKD alias Cory (20), warga Kabupaten Langkat.

Kapolrestabes Medan, Kombes Jhonny Eddizon Isir mengatakan, pelaku ditangkap polisi di Kota Pekan Baru, Riau, dan tersangka ini dibawa ke Kota Medan. "Pelaku kita lakukan tindakan tegas dan terukur, karena melakukan perlawanan.Tersangka sudah masuk kamar mayat,"tegas Isir, Selasa (25/2/2020) sore.

Dijelaskan Isir, dalam melakukan aksinya pelaku dibantu selingkuhannya Cory dalam perjalanan menuju Banda Aceh. Cory sudah lebih dulu ditangkap dalam menjalani proses hukum.

Jenazah Muhammad Yunus dibuang di Desa Sibolangit, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang.  “Pelaku GW sangat sadis dalam melakukan pembunuhan korban Muhammad Yunus,” jelas Kapolres.

Terhadap pelaku GW, polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dan terkur karena mencoba melakukan perlawanan.

Komentar

Loading...