Polres Batubara Rekontruksi Tewasnya Yunus di Tangan Ayah dan Adiknya

Satreskrim Polres Batubara menggelar rekontruksi tewasnya M Yunus di tangan ayah dan adik kandungnya.(Foto/MEDANmerdeka/Ist)

LIMAPULUH – Satreskrim Polres Batubara menggelar rekontruksi kasus pengeroyokan yang menewaskan M Yunus Nduru (20). Rekontruksi yang digelar 12 agenda diperagakan langsung dua tersangka yang tak lain ayah berinsial YS Nduru (50) dan adik korban UC (16).

Rekontruksi yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Bambang Gunanti Hutabarat di saksikan JPU Anita Magdalena Rajagukguk,SH, Penasihat Hukum tersangka Hendra Adnan SH, Pedamping Bapas, dan para saksi-saksi.

Kasat Reskrim AKP Bambang Gunanti mengangatakan, kedua tersangka ditahan berdasarkan laporan Muhammad Maret Nduru dengan LP/213/V/2020/SU/ Res. Batubara, tanggal 23 Mei 2020. BACA JUGA : Malam Takbiran, Yunus Tewas di Tangan Ayah dan Adiknya

Keduanya dijerat pasal 44 ayat 2 UU RI nomor 23 THN 2004 tentang penghapusan KDRT Jo pasal 55 KUH.Pidana Jo UU RI nomor 23 THN 2012, tentang sistem peradilan anak. BACA JUGA: Saling Serang, 2 Pria Tewas

Dalam adegan 12 rekontruksi ini, peranan korban M Yunus digantikan oleh Juhri (PHL Resum). Secara jelas dan transparan, peranan kedua tersangka YS dan anaknya UC tergambar begitu jelas menganiaya bersama-sama sehingga mengakibatkan anggota keluarga yakni korban, Yunus meninggal dunia.

Sebagaimana diberitakan, M Yunus (20) yang kerap berbuat ulah di rumah mengakibatkan ayah dan adik-adiknya marah sehingga dilakukan pengeroyokan mengakibatkan M Yunus tewas, Sabtu malam (23/5/2020).

Komentar

Loading...