Polsek Indrapura Bekuk 2 Pelaku Perampokan Warung Bakso Wonogiri

Kapolsek Indrapura AKP Sandi memaparkan pengungkapan dua pelaku perampokan. (Foto: MEDANmerdeka/Ist)

INDRAPURA – Kasus perampokan pemilik warung bakso Wonogiri, Sukini (51) di Desa Mahoni, Tanah Merah, berhasil diungkap Satreskrim Polsek Indrapura.

Kedua pelaku yakni, Indra Buana Putra Siregar (25) dan Supriyanto alias Supri (37), warga Dusun I, Desa Tanah Merah, Kecamatan Airputih.

Selain menggonol uang tunai Rp2,5 juta, kedua pelaku berhasil menggondol puluhan perhiasan terdiri dari kalung, gelang, cincin, senilai puluhan juta rupiah.

Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis melalui Kapolsek Indrapura AKP Sandi, Kamis (24/9/2020)  mengatakan, penangkapan para pelaku berdasarkan keterangan saksi dan jejak di TKP.

Kasus perampokan terjadi Rabu 16 September 2020, sekira pukul 03.00 WIB. Penangkapan awal dilakukan terhadap tersangka Indra Buana Putra Siregar di persembunyiannya di Desa Tembung, Deliserdang.

Berdasarkan pengakuan tersangka Indra, perbuatan perampokan dilakukannya bersama rekannya Supri, yang kemudian diringkus di rumahnya tanpa perlawanan.

Dari hasil pemeriksaan, sambung Kapolsek, perampokan digagas oleh tersangka Indra, yang mengajak tersangka Supri.

Setelah perencanaan disusun, Indra dan Supri menggunakan helm, dengan senjata tajam dan tali nilon membingkar pintu utama warung bakso milik korban.

Keduanya lalu naik ke lantai dua, dengan mendobrak pintu kamar Sukini. “Korban Sukini terbangun, lalu dibekap dan diikat dengan ancaman akan dibunuh pakai senjata tajam. Setelah korban tak berdaya, pelaku menggondol semua harta benda korban termasuk perhiasan yang dipakai,” terang Kapolsek.

Hingga kini kedua pelaku masih menjalani proses pemeriksaan, sekaligus mencari perhiasan emas yang dibawa kabur tersangka. “Pelaku masih proses pengembangan oleh penyidik,” ujarnya.