PPKM Darurat Diperpanjang Hingga 25 Juli, Pemprov Sumut Salurkan Bansos

Kepala Perum Bulog Divre Sumut Arif Mandu. (foto/Istimewa)

MEDAN – Sebanyak 952.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Sumatera Utara (Sumut) akan menerima bantuan besar yang disalurkan Perum Bulog Divre Sumut.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat selama periode Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

PPKM Darurat (Level 4) dan Diperketat diberlakukan di Sumut sejak 12 Juli 2021 dan diperpanjang hingga 25 Juli 2021, sehingga berdampak secara sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

“Kita berharap ini bisa meringankan beban masyarakat yang kurang mampu selama PPKM. Situasi kita saat ini sedang sulit, tetapi kita harus yakin bisa melewati ini. Untuk melewatinya tentu kita harus disiplin protokol kesehatan (Prokes) sehingga penyebaran Covid-19 bisa kita kendalikan,” kata Edy Rahmayadi,  usai rapat dengan Kepala Perum Bulog Divre Sumut Arif Mandu, Rabu (21/7/2021), di Rumah Dinas Gubernur Sumut.

Edy Rahmayadi juga meminta agar penyaluran bantuan beras kepada KPM dilakukan dengan baik dan cepat. Jangan sampai penyaluran bantuan beras ini malah menimbulkan kegaduhan karena masalah-masalah teknis.

Kepala Perum Bulog Divre Sumut Arif Mandu menjelaskan, setiap KPM yang terdaftar sebagai penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH) akan mendapat bantuan beras 10Kg. Perum Bulog Divre Sumut sendiri sudah menyiapkan kebutuhan beras untuk program ini.

“Kita siapkan stoknya, masing-masing mendapat 10Kg. Untuk penyalurannya langsung ke masyarakat kita bekerja sama dengan PT Pos Sumut,” kata Arif.

Rencananya, penyaluran bantuan beras ini akan dilakukan mulai Kamis (22/7) dan ditargetkan selesai dalam waktu kurang dari satu bulan. Penyaluran ini juga akan diawasi langsung oleh Pemprov Sumut dan juga pihak yang berwenang dan dilakukan dengan durasi satu kali.

“Insya Allah, besok akan mulai disalurkan kepada 952.000-an KPM yang merupakan BST dan PKH, targetnya selesai dalam waktu 30 hari ,” tambahnya.

Kepala Kantor PT Pos Medan Dino Hariyadi mengatakan, secara teknis penyaluran ini akan lebih mudah karena sebelumnya mereka sudah menyalurkan BST kepada masyarakat Sumut.