Rampok Wanita Penumpang Angkot, Napi Asimilasi Didor Polres Belawan

Tersangka Is alias Ipang (tengah) napi asimilasi kembali meringkuk dibekuk Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan. (Foto : MEDANmerdeka/Ist)

BELAWAN – Seorang napi asimiliasi berinsial IS alias Ipang (24), warga Kampung Salam Belawan, bertekuk lutut setelah sebutir timah panas Satreskrim Polres Belawan bersarang di kaki kanannya.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP I Kadek melalui Paur Hunas Iptu Bonar Pohan menyebutkan, tersangka IS alias Ipang kembali melakukan perampokan terhadap seorang wanita, Hotmaria Natalia Pakpahan pada Kamis 25 Juni 2020 lalu.

Saat itu korban naik angkot dari kawasan Kota Pelabuhan dengan maksud berkunjung ke RS Haji Adam Malik Medan. Beberapa saat kemudian, setelah angkot berjalan, seorang pria menyetop dan naik ke angkot yang ditumpangi korban.

Korban yang curiga dengan gelagat penumpang yang baru naik tersebut, kemudian meminta pengemudi menghentikan angkotnya, namun pada saat yang bersamaan, pria yang baru naik tersebut menodongkan senjata tajam dan mengancam akan melukai korban, jika mencoba berteriak atau melakukan perlawanan.

Selanjutnya, pria itu merampas dan membawa kabur tas milik korban berisikan 2 buah HP, sejumlah perhiasan emas, senilai kurang lebih Rp 30 juta.

Setelah beberapa pekan melakukan pengintaian, terduga pelaku perampokan tersebut kemudian ditembak pada bagian kaki kirinya di kawasan Jalan Pelabuhan Raya, Belawan, sebab saat akan ditangkap berikut barang bukti sebuah tas, mencoba  melarikan diri dengan melakukan perlawanan kepada petugas kepolisian.

Pihak kepolisian juga menginformasikan, sesuai catatan kawanan penjahat jalanan tersebut telah tujuh kali melakukan tindak kejahatan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Setelah menjalani perawatan atas luka tembak yang dialaminya pada salah satu rumah sakit swasta di Belawan, terduga pelaku perampokan itu kini meringkuk di sel tahanan polisi, dan dipersalahkan melanggar pasal 365 ayat 2 KUH Pidana dengan ancaman Hukuman 12 tahun penjara.