oleh

Sehari, Polres Batubara Bekuk 9 Pengedar Narkoba dari Pelosok Desa

Medanmerdeka.com – Genderang perang terhadap kejahatan narkoba di wilayah hukum Polres Kabupaten Batubara gencar dilakukan. Jumat kemarin, sebanyak 9 tersangka, baik pengedar maupun pemakai digelandang dari sejumlah desa.

Para tersangka yang kini meringkuk di jeruji bes Satnarkoba Polres Batubara, masing-masing; Ary Setyawan (19) dan Suhendri (33) warga Desa Huta Pulau Banjar, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun.

Kedua pria ini diringkus petugas kepolisian yang melakukan under cover buy, Jumat (3/8/2018) sekira pukul 14.00 WIB, di perkebunan sawit Dusun I, Desa Mekar Baru, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara. Tanpa adanya perlawanan, dari tangan pelaku disita 1 paket sabu-sabu, 3 unit bong. Tersangka Ary mengaku sabu-sabu dibeli dari tersangka Suhendri.

Sekira 100 meter dari TKP awal, petugas melihat keganjilan di salah satu gubuk di perkebunan. Setelah didekati, seorang wanita bernama Rinanda Novita (25) keluar berjalan. Diduga wanita berparas ayu ini baru saja mengkonsumsi narkoba di dalam gubuk yang jauh dari keramaian.

Setelah dintrogasi Novita tak mengelak. Di dalam gubuk tersebut disita sejumlah bukti, 1 paket sabu-sabu, 1 paket daun ganja, timbangan elektrik, pelastik transparan serta buku catatan hasil perdagangan narkoba.

Dihari yang sama, Polsek Indra Pura, Kecamatan Air Putih, menggulung pengedar narkoba Rahmadsyah alias Bogi (46) dan Nazaruddin alias Nizar (35) keduanya penduduk Dusun VI, Desa Simpang Gambung, Kecamatan Limapuluh.

Keduanya diringkus Jumat sekria pukul 17.00 WIB, di perkebunan Desa Simpang Gambus, berikut barang bukti 1 paket sabu-sabu, timbangan elektrik dan pelastik transparan.

Dari keterangan kedua tersangka, polisi kemudian melakukan pengembangan di Desa Simodong, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara.

Malam pukul 20.00 WIB, polisi meringkus tersangka Aulia Rahma (22) warga Desa Brohol, M Arifin (31) warga Desa Pakam Raya, Kecamatan Sei Suka, dan  Resa Nova Palevi (27) Desa Pematang Cengkring, Kecamatan Medang Deras.

Dari tangan ketiga pria ini disita 2 paket besar sabu-sabu berikut sepeda motor BK 2257 SQ dan tiga unit handphone sebagai alat komunikasi transaksi narkoba.

Berikutnya polisi membekuk tersangka M Ariansyah (29 warga Dusun III Desa Simpang Gambus, Kecamatan Limapuluh. Tersangka Ariansyah ditangkap pukul 22.00 WIB, ketika melintas mengendari sepeda motor tanpa plat. Setelah diperiksa, dari tangan pria ini ditemukan 1 paket sabu-sabu berikut uang tunai sebesar Rp26 juta.

Tersangka Ariansyah ditangkap atas pengembangan tersangka Aulia Rahman yang lebih awal diringkus polisi. Aulia mengaku beli sabu-sabu dari tersangka.

Kapolres Batubara AKBP Robinson Simatupang didampingi Kasat Reskrim AKP Herry Tambunan mengatakan, pemberanatasan narkoba sudah tidak bisa ditolerir dan akan terus dilakukan.

“Kepolisian tidak akan mentolerir kejahatan narkoba, dan akan terus kita habisi hingga ke akar-akarnya,” tegas Kapolres.

Untuk itu, Kapolres mengimbau semua elemen masyarakat, pemangku kepentingan, guru hingga tokoh lintas agama untuk bersama-sama memerangi kejahatan yang merusak generasi bangsa, khususnya di Kabupaten Batubara.(indra/mm)

Komentar

News Feed