Sita 25 Kg Sabu, BNN Gagalkan Peredaran Narkotika ke Sumut

MEDAN - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI gagalkan peredaran sindikat jaringan narkotika internasional ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dengan menyita 25 kilogram (kg) sabu-sabu.

Petugas BNN RI berhasil menangkap tersangka Syafinur alias PAN di Pasar Gruegok, Bireuen, Aceh dari hasil pengembangan jaringan sindikat tersangka Ramli dan kawan-kawan yang sebelumnya telah ditangkap.

Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Arman Depari membenarkan penangkapan tersangka Syafinur merupakan pengembangan dari jaringan tersangka Ramli yang hendak melakukan peredaran ke Sumut. "Ini merupakan hasil pengembangan operasi BNN di Aceh, dan Belawan Sumatera Utara," katanya, Kamis (24/1/2019).

Tersangka Syafinur, lanjutnya, diamankan bersama mobil pick up warna hitam yang berisi sabu-sabu. "Saat ditangkap, petugas telah menemukan barang bukti sabu seberat 8 kg disembunyikan dalam mobil pick up yang akan didistribusikan ke Medan dan Wilayah Sumut lainnya," terangnya.

Setelah ditangkap, sambung Arman, BNN melakukan penggeledahan ke Rumah tersangka Syafinur di Muara Batu, Aceh Utara. "Dari Rumahnya, telah ditemukan lagi sabu seberat 17 kg. Sehingga jumlah barang bukti yang disita seberat 25 kg sabu-sabu dalam bentuk kemasan teh warna hijau yang dibungkus dengan lakban warna hitam," ungkapnya.

Dia menambahkan barang bukti yang disita itu berasal dari Malaysia yang dibawa menumpangi kapal yang berbeda dengan waktu yang hampir bersamaan saat jaringan tersangka Ramli ditangkap di Perairan Belawan beberapa waktu lalu. (mari)

Penulis: Mari
Editor: Mauza

Baca Juga