oleh

Soekirman Dampingi Gubsu Erry Tinjau Banjir Tebing Tinggi

Medanmerdeka.com – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir.H.Soekirman tampak terlihat mendampingi Gubsu, H.Tengku Erry Nuradi meninjau korban banjir di Kota Tebing Tinggi, Minggu sore kemarin (3/12).

Selain mengapresiasi kinerja Wali Kota Tebing Tinggi, H.Umar Zunaidi Hasibuan dalam menanggulangi ribuan korban banjir, Erry mengintruksikan instansi terkait di jajaran Pemprovsu, diantara Balai Wilayah Sungai (BWS) dan Dinas PU Sumut untuk bekerja ekstra keras dalam menangani tanggul-tanggul Sei Bahilang, Sei Padang dan Sei Sibarau yang jebol dan banyaknya tumpukan balok-balok kayu.

Gubsu bersama Soekirman dan Danrem Danrem 022-PT Kol. ARM. Khoirul Hadi serta H.Umar Zunaidi terlihat menembus genangan-genangan air yang terparah di kawasan Kelurahan Bulian (Pasar Sakti).

Tingginya intensitas curah hujan di hulu (Kabupaten Simalungun), mengakibatkan sungai tak mampu menampung debit air yang besar sehingga merendam ribuan rumah penduduk di Kota Tebing Tinggi.

Dalam kondisi ini, Gubsu Erry mengingatkan tiga hal yang harus dilakukan yaitu Tim SAR membantu menyelamatkan warga, tanggap darurat untuk membangun posko penampungan berikut dapur umum serta pos kesehatan. “Alhamdulillah, apa yang sudah dilakukan Pemko Tebing Tinggi sudah cukup baik dan tepat sehingga tidak ada korban jiwa yang meninggal,” kata Erry.

Erry juga menyarankan wali kota untuk melakukan tahap rehab-rekon serta membuat lapora untuk perbaikan-perbaikan infrastruktur yang rusak yang ke depan pendanaanya bisa dibagi-bagi sesuai alokasi, baik APBD Pemko Tebing Tinggi, APBD Pemprovsu, APBD atau BNPB Pusat.”Terutama untuk perbaikan sarana umum, seperti sekolah dan jalan-jalan yang rusak,” terangnya.

Menyimak perbincangannya dengan warga sekitar, bahwa kondisi banjir ini terjadi 5-10 tahun sekali, Erry mengintruksikan balai instansi BWS Provinsi bersama kabupaten/kota untuk mengevaluasi kejadian ini. “BWS Provinsi sudah saya intruksikan untuk melakukan evaluasi agar hal ini tidak terulang kembali,” kata Erry.

Alternatif lainnya, lanjut Erry, Pemko Tebing Tinggi sebaiknya sudah melakukan evaluasi terkait pemukiman penduduk di kawasan aliran sungai, sebab menurut aturan memang sudah tidak diperbolehkan. “Carikan alternatif maupun solusi, apakah dibangunkan rumah susun atau gimana nantinya keputusan Pemko,” jelasnya.

Wali Kota Tebing Tinggi dalam paparannya mengatakan, musibah banjir terjadi Sejak Sabtu dini hari  (2/12) merendam 25 kelurahan dan 50 lingkungan mengakibatkan 8.421 KK atau 33.825 Jiwa harus mengungsi. Dua aliran Sei Padang dan Sei Bahilang tak mampu menampung debit air dari hulu yaitu Kabupaten Simalungun dan ketinggian air mencapai 60 hingga 100 cm.

Menanggulangi ini, Pemko Tebing Tinggi membangun 47 tenda pengungsian dan  21 tenda kesehatan yang dibuat tersebar di 5 kecamatan. Bantuan yang telah disuplai kepada warga yang terkena banjir sejak sabtu (2/12) berupa beras 13 Ton, 10. rb nasi bungkus, 3000 roti, 450 kota mie instan dan gula, kopi dan teh di Posko-posko.ujarnya.

Disampaikan Walikota kepada Gubsu, selain debit air diatas level yang tidak mampu ditampung sungai padang, juga banyak balok-balok kayu besar yang hanyut sehingga menghambat derasnya arus, dan kini balok-balok tersebut sangkut di Bendungan Bajayu.

Disampaikan pula laporan selama kendisi banjir terdapat 18 orang yang dirawat di RSUD.Kumpulan Pane. Sementara luapa air merendam areal pertanian warga, termasuk juga merusak Tanggul Sei-Bahilang  sepanjang 2 Km, Tanggul Sei-Padang 4 Km, Tanggul Sei-Sibarau 1 km.

Sampai dengan minggu petang (3/12) dari pantauan dilapangan yang semula ruas-ruas jalan yang digenangi air dan sempat menghabat lalu lintas, kondisi jalan sebagian besar sudah bisa dilalui, tidak ada lagi genangan air. Jalan Sudirman depan RS.Sri Pamela yang merupakan akses keluar masuknya ke Tebing Tinggi buat kenderaan pribadi, minggu petang sudah bisa dilalui secara bertahap meskipun masih ada genangan air. Untuk kondisi ini Walikota Tebing Tinggi menyatakan tanggap darurat selama 15 hari sampai dengan 14 Desember 2017.(oke/mm)

News Feed