Syahrir-Firza Jaka Dara Kota Medan 2017

TERPILIH : Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi didampingi Ketua TP PKK Kota Medan, Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin SH menyematkan mahkota sekaligus selempang kepada Syahrir dan Firza yang terpilih sebagai Jaka Dara Kota Medan 2017.

TERPILIH : Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi didampingi Ketua TP PKK Kota Medan, Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin SH menyematkan mahkota sekaligus selempang kepada Syahrir dan Firza yang terpilih sebagai Jaka Dara Kota Medan 2017.

Medanmerdeka.com – Malam Grand Final pemilihan Jaka Dara Kota Medan 2017, berakhir dengan terpilihnya M Syahrir Lubis dan Firza Jelita. Pasangan ini berhak menyandang predikat Jaka Dara Kota Medan 2017, yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Grand Aston Medan dan dihadiri Putri Indonesia 2017, Bunga Jelitha Ibrani sebagai dewan juri kehormatan.

Atas keberhasilan itu, Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi bersama Ketua TP PKK Kota Medan, Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin SH langsung menyematkan mahkota sekaligus selempang kepada Syahrir dan Firza, sekaligus menyerahkan tropi serta uang tunai masing-masing Rp15 juta.

Untuk Jaka Dara Persahabatan, diraih Muhammad Rizki Wijaya dan Lutfia Dwi Virginia. Kemudian Budi Ananda Pratama dan Febriani Syahdina menyabet Jaka Dara Kepribadian, sedangkan Jaka Dara Intelegensia direbut Dino Febriansyah Sitorus dan  Sindi Riri Safira. Ketiga pasangan itu mendapatkan uang tunai sebesar Rp.10 juta.

Sebelumnya Jaka Dara Kota Medan 2017 diikuti 50 pasangan finalis, dan 25 pasangan masuk malam Grand Final dengan buasana berbahan Batik dan Songket Medan dengan motif Becak Medan, Istana Maimun, Masjid Raya, Kantor Pos dan Balai Kota hasil kreasi Hj Rita Maharani.

Selanjutnya dewan juri memilih 10 pasangan untuk mengikuti seleksi lanjutan secara ketat terkait wawasan tentang pariwisata, termasuk visi misi mereka apabila terpilih menjadi Jaka Dara dalam memajukan pariwisata dan kebudayaan di Kota Medan serta kemampuan berbahasa Inggris.

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin mengatakan pemilihan Jaka Dara ini merupakan atraksi wisata yang bertujuan untuk melestarikan budaya bangsa dan daerah. Event ini juga merupakan sarana untuk mengembangkan bakat, kreatifitas dan kecerdasan para generasi muda. Oleh karenanya Medan sebagai kota multikultural, ajang pemilihan jaka dara seperti ini harus dapat membangun citra budaya yang khas serta kepariwisataan di Kota Medan.

“Kota Medan membutuhkan duta-duta yang berkualitas, berkarakter serta memiliki kompetensi yang tinggi, dan saya percaya para finalis yang telah terpilih malam ini mampu membawa pesan-pesan pembangunan kota kepada siapa saja, untuk kemajuan kota Medan pada masa akan datang,” ungkap wali kota. (sar)

Comment