Tiga Bos Begal Ditembak Mati

Medanmerdeka.com –  Tiga bos begal sadis di Kota Medan tewas ditembak tim gabungan Satreskrim Polrestabes Medan, karena mencoba melakukan perlawanan dalam penyergapan.

Ketiga komplotan yang kerap beraksi di wilayah hukum Mapolrestabes Medan yakni kelompok Raja Cs, Kelompok Serak CS dan Egi Cs. “Ketiga kelompok ini sudah beraksi puluhan kali dan tak segan-segan menganiaya para korbannya di jalanan,” tegas Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, Jumat (29/12) di RS Bhayangkara Medan.

Dikatakan Dadang, pengungkapan gembong begal kawakan ini pihaknya melibatkan tim reskrim Polrestabes Medan, Polsekta Medan Timur dan Polsekta Percut Seituan.

Dalam penyergapan, sambung Kombes Pol Dadang, tiga dari enam pelaku yang diduga sebagai otak pelaku tewas tertembak karena mencoba melakukan perlawanan dalam penyergapan.Ketiganya yaitu, M Regi Rival,23, warga Jalan Rawa Cangkuk, Lorong Keluarga, Kecamatan Medan Denai (Egi Cs), Safaruddin Siregar,38, warga Jalan Panglima Denai, Lorong Muslim, Kecamatan Medan Denai (Serak CS) dan Raja Amin Siregar, 33,  warga Jalan Beringin, Pasar VII, Lorong Duku, Kecamatan Medan Tembung (Raja Cs).

“Polri tidak segan-segan mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan. Ingat! Jangan bermain di sini (Kota Medan), ke ujung dunia manapun pasti kita temukan,” tegas Dadang didampingi Kapolsek Medan Timur, Kompol Wilson Pasaribu dan Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Pardamean Hutahaean.

Informasi yang diperoleh, kelompok Egi C beraksi bersama tiga rekannya Arif Fadila alias Kibo,23, penduduk Pasar III Tembung, Deliserdang dan dua lainnya masuk DPO masing-masin JM dan PT. “Dua lainnya sudah teridentifikasi masih dalam pengejaran,” kata Dadang.

Terakhir koplotan Egi merapok Aron Jose Siagian,21, warga Medan Perjuangan pada 28 Desember 2017 dini hari di Jalan HM Yamin. Komplotan ini sudah melakukan kejahatan sebanyak 12 kasus. Dari tangan Egi CS, disita barang bukti sepeda motor matic BK 2787 AFN warna hitam, uang tunai dan jaket loreng.

Untuk komplotan Serak CS, terdiri dari empat pria diketuai Syafruddin Siregar alias Serak. Syafruddin tewas tertembak, sedangkan rekannya M.Ikhsan berhasil ditangkap dan dua lainnya DPO yaitu NM dan PT. Dari tangan Serak CS turut siamankan barang bukti sepeda motor NMAX milik korban Merry, kelewang,dll. Komplotan Serak CS kerap beraksi dengan mengancam para korban dengan kelewang.

Berikutnya komplotan Raja Amin Siregar alias Raja CS. Raja tewas ditembak karena melakukan perlawanan dalam penyergapan, berikut mengamankan rekannnya M Ridho Padang, 24, warga Medan Denai. Dua pelaku lainnya ND dan BG hingga kini masih dalam pengejaran. Sebagai bukti kejahatan dari tangan pelaku disita sepeda motor CB 150 R.(aks/mm)

Comment