Tiga Remaja Tewas Digilas Bus KPB di Jalinsum Sergai, Sopir DPO

SERGAI - Tiga remaja pengendara sepeda motor Yamaha Vega tanpa plat polisi tewas mengenaskan usai kontra Bus Kota Pinang Baru (KPB) BK 7281 YH, Selasa malam di Jalinsum Medan-Tebing Tinggi, Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Kapolres Sergai, AKBP Robinson Simatupang melalui Kasat Lantas Polres Sergai AKP Agung Basuni, mengatakan M Al Ikhsan Harahap (15) pengemudi sepeda motor berboncengan tiga bersama Ridho Ardiansyah (15) dan Reza Yudistira (15), semuanya warga Dusun I Desa Pematang Sijonam, Kecamatan Perbaungan, Sergai, tewas di tempat kejadian dengan kondisi mengenaskan.

Atas kejadian tersebut, pengendara sepeda motor M Al Ikhsan Harahap mengalami luka pada bagian kening remuk, lengan kiri patah tertutup, bibir atas koyak, bahu kiri koyak. Sedangkan dua rekannya Ridho Ardiansyah mengalami luka pada bagian kepala atas remuk, paha kaki kiri patah tertutup dan Reza Yudistira mengalami luka pada bagian lutut kaki kiri koyak, kepala sebelah kiri remuk, telinga kiri koyak.

Baca Juga: Tabrakan Beruntun di Medan

Baca juga: Senggol Mini Bus, Pelajar di Simalungun Tewas

"Ketiga korban meninggal dunia di TKP dan langsung dilarikan ke RSU Trianda Pasar Bengkel. Sedangkan pengemudi Bus Kota Pinang Baru dengan nomor polisi BK 7281 YH setelah kejadian langsung melarikan diri saat di halaman Rumah Makan Adik Ajo Simpang Portuna Kecamatan Perbaungan," kata AKP Agus Basuni, Rabu (20/5/2020).

Musibah ini terjadi ketika ketiga korban berboncengan sepeda motor dari arah Tebing Tinggi menuju Medan, hendak mendahului Truk di depannya dan mengambil jalur jalan terlalu ke kanan. Ternyata dari arah berlawanan meluncur Bus Kota Pinang Baru (KPB) sehingga terjadi tabrakan mengakibatkan pengendara dan dua orang yang dibonceng meninggal dunia di TKP.

"Kita sudah melakukan olah TKP. Jasad para korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Trianda Pasar Bengkel dan saat ini barang bukti kendaraan sudah diamankan ke Pos Lantas Sei Sijenggi. Sedangkan untuk supir atau pengemudi bus yang melarikan diri telah dilakukan pengejaran dan ditetapkan DPO," kata Kasat Lantas.

Komentar

Loading...