Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif

Wakil Ketua dan 3 Anggota DPRD Tapteng Gol

MEDAN - Seorang Wakil Ketua dan tiga anggota DPRD Tapanuli Tengah (Tapteng), yang tersandung kasus dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif, dijebloskan ke Rutan Tanjung Gusta, Medan, Kamis (14/3).

Ketiganya meringkuk di terali besi, setelah diserahkan penyidik Polda Sumut ke Kejati Sumut atau pelimpahan tahap dua (P22). Para tersangka yakni, Wakil Ketua DPRD Tapteng, Awaluddin Rao, dan 3 anggota DPRD Tapteng, Julianus Simanungkalit, Jonias Silaban, dan Hariono Nainggolan.

"Hari ini kami menerima pelimpahan tahap 2 tersangka dan barang bukti kasus perjalanan dinas fiktif ke luar daerah DPRD Tapteng dari penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut," kata Sumanggar Siagian, Kasi Penkum Kejati Sumut.

Penahanan ke empatnya setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diketuai Jahoras Ritonga menerbitkan surat perintah penahanan untuk keempatnya di Rutan Tanjung Gusta Medan.

Selain itu, masih ada seorang anggota DPRD Tapteng lainnya yang jadi tersangka dalam kasus ini. Tersangka bernama Sintong Gultom masih dicari dan telah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kelima anggota Dewan ini ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan belanja perjalanan dinas luar daerah anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun Anggaran 2016 dan 2017 sebagaimana dimaksud dalam Laporan PolisiNomor: LP/766/VI/2018/SPKT III tanggal 08 Juni 2018. Mereka diduga telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 655.924.350.

Dalam kasus ini, para tersangka diduga melakukan perjalanan fiktif. Mereka juga diduga telah menggelembungkan biaya perjalanan dinas ke luar daerah pada 2016 dan 2017.

"Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana," kata Sumanggar.(mm)

Penulis: Amri
Editor: Redaksi

Baca Juga